TERNATE, AKURATNEWS.co – Dalam rangka kampanye akbarnya di Ternate, capres nomor urut satu, Anies Baswedan mengalami sejumlah pengalaman uniknya saat mengunjungi Kedaton Kesultanan Ternate.
Mulai dari prosesi adat Joko Kaha (penyucian kaki sebelum tamu memasuki Kedaton), shalat Dhuha di Kamar Puji hingga melihat mahkota berumur 800 tahun.
“Tadi ada prosesi yang kami lewati, prosesi yang sangat unik, pertama kali juga kami jalani kemudian di dalam berdiskusi dengan Bapak Sultan mendengar cerita dan pengalaman,” kata Anies pada wartawan di Kedaton Kesultanan Ternate, Maluku Utara, Jumat (26/1).
Setelah itu, Anies juga berkesempatan melakukan shalat Dhuha di tempat khusus bernama Kamar Puji.
“Kamar Puji merupakan kamar para Sultan untuk beribadah dan berkesempatan melihat dari dekat mahkota yang selalu digunakan saat penobatan dan memiliki cerita yang amat panjang karena usianya 800 tahun lebih,” tukasnya.
“Jadi ini adalah sebuah perjalanan kulturan sekaligus juga pesan bahwa di tanah ini sudah ada kemakmuran, sudah ada kesejahteraan, sudah ada jangkauan dunia yang amat panjang. Mudah-mudahan dengan perubahan yang akan kita laksana dapat mengembalikan tempat ini menjadi tempat yang memberikan kemajuan,” ucap Anies.
Anies pun punya kesan tersendiri usai untuk bertemu Sultan Ternate ke-49.
“Kami bersyukur sekali bisa bersilaturahmi dengan Sultan Ternate ke-49. Ini adalah sebuah kehormatan karena kita datang ke sebuah Kesultanan yang menjadi legenda di Nusantara,” kata Anies.
Menurutnya, Kesultanan yang berusia lebih dari 800 tahun tersebut telah menjangkau dunia dalam waktu yang sangat panjang.
“Kesultanan ini memiliki adat, tradisi yang mengantar pokok dan kuat, jadi kami datang ke sini untuk memberikan rasa hormat, menyampaikan penghormatan dan kami berharap agar Kesultanan Ternate terus menjadi pilar penopang bagi kekuatan kebudayaan Indonesia, kekuatan persatuan Indonesia,” pungkasnya. (NVR)
