JAKARTA, AKURATNEWS.co – Lebih dari satu tahun, RS Abdi Waluyo Jakarta telah menjadi pelopor dalam menyediakan layanan Rezūm Water Vapor Thermal Therap untuk menangani Benign Prostate Hyperplasia (BPH) atau pembesaran prostat jinak.

Sebagai rumah sakit swasta pertama di Indonesia yang rutin menawarkan terapi ini, RS Abdi Waluyo kini ditetapkan sebagai Rezum Center of Excellence (COE) bersama beberapa rumah sakit terkemuka di kawasan Asia Pasifik.

Dengan lebih dari 50 kasus yang ditangani dalam kurun waktu kurang dari setahun, RS Abdi Waluyo perlahan menjadi pusat layanan dan pelatihan terapi Rezum, tidak hanya untuk pasar domestik tetapi juga internasional.

Rezum Water Vapor Therapy adalah metode terapi minimal invasif yang menggunakan energi uap air panas untuk mengecilkan jaringan prostat yang membesar.

Dibandingkan dengan terapi lain, Rezum menawarkan solusi yang lebih nyaman, efektif, dan cepat, dengan durasi prosedur hanya sekitar 10-15 menitP.

Pasien biasanya mulai merasakan efek terapi dalam dua minggu hingga 1 bulan setelah prosedur, dan dapat berhenti mengonsumsi obat-obatan prostat.

Hal ini sangat bermanfaat terutama bagi pasien lanjut usia yang sudah mengonsumsi banyak obat untuk penyakit lainnya.

Pembesaran prostat jinak (BPH) seringkali menimbulkan gejala yang mengganggu kualitas hidup, seperti kesulitan buang air kecil, frekuensi buang air kecil yang meningkat dan gangguan seksual.

Pengobatan konvensional dengan obat-obatan seringkali menimbulkan efek samping seperti ejakulasi kosong, gangguan libido, disfungsi ereksi, dan badan lemas. Selain itu, obat-obatan ini biasanya harus dikonsumsi dalam jangka panjang, yang dapat memengaruhi kualitas hidup pasien.

Sementara itu, terapi operatif seperti TURP (Transurethral Resection of the Prostate) atau ThuLEP/HoLEP (Laser Enukleasi Prostate) menghilangkan prostat sepenuhnya, yang berpotensi menyebabkan gangguan ejakulasi menetap dan mempengaruhi kualitas hidup pasien.

Rezum hadir sebagai alternatif di antara pengobatan medis dan operasi, dengan sifatnya yang minimal invasif. Terapi ini memanfaatkan uap panas yang menyebar secara efektif ke area prostat yang membesar, sehingga menjadi pilihan yang lebih aman, terutama bagi pasien dengan risiko tinggi dan banyak komorbiditas.

Dijelaskan dr Adistra Imam Satjakoesoemah, Sp.U, FICS, Rezum adalah salah satu opsi terapi minimal invasif terbaik untuk menangani pembesaran prostat jinak.

“Dengan metode ini, fungsi prostat sebagai organ seksual dapat tetap dipreservasi, sehingga pasien dapat mempertahankan kualitas hidupnya dengan lebih baik,” ujarnya di sela seminar terapi Rezum yang mendatangkan Dr Lo Ka Lun dari University of Hongkong, Rabu (12/2).

Terapi ini tidak hanya efektif dalam mengurangi gejala BPH, tetapi juga meminimalkan risiko gangguan seksual yang seringkali menjadi kekhawatiran pasien.

Sebagai Rezum Center of Excellence, RS Abdi Waluyo menyediakan fasilitas lengkap dan tenaga medis berpengalaman dalam melakukan prosedur Rezum.

Pasien dengan BPH kini memiliki pilihan terapi yang lebih nyaman, cepat, dan efektif tanpa harus menjalani operasi besar atau bergantung pada obat-obatan seumur hidup.

Keberadaan RS Abdi Waluyo sebagai pusat unggulan terapi Rezum di Indonesia juga membuka peluang bagi pasien dari luar negeri untuk mendapatkan perawatan berkualitas tinggi.

Adanya teknologi Rezum Water Vapor Therapy ini telah membawa angin segar bagi pasien pembesaran prostat jinak, terutama bagi mereka yang mencari solusi terapi yang minim risiko dan efek samping.

“Soal harga terapi ini memang tak murah. Untuk gambaran saja, harga gun-nya saja sudah Rp30 juta,” ungkap dr Adistra.

Dengan RS Abdi Waluyo sebagai pusat unggulan, pasien di Indonesia dan Asia Pasifik kini memiliki akses ke terapi modern yang dapat meningkatkan kualitas hidup mereka secara signifikan.

By Editor1