JAKARTA, AKURATNEWS.co  – Istri Mendiang Ustadz Jefri Albuchori Pipik Dian Irawati atau Umi Pipik mengaku bersyukur setiap Ramadan selalu kebanjiran job. Kegiatannya berdakwah di majelis taklim sangat padat, bahkan bisa sibilang tidak asa waktu liburnya.

“Ya, kalau ngisi kajian tiap hari sih ya. Cuma bedanya kalau Ramadan lebih berasa ya. Apalagi kalau sehari bisa tiga tempat, itu berasa banget. Tapi alhamdulillah, tadi baru ngisi di sini. Paginya ngisi dulu, terus baru ke sini,” ungkap Umi Pipik saat ditemui di Balai Kartini, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu lalu.

Meski ada banyak panggilan untuk berdakwah, Umi Pipik membatasi menerima tawaran. Apalagi puasa diakui tenaganya tak bisa disamakan seperti hari biasa.

Saat ditanya berapa banyak pekerjaan yang diambil selama Ramadan, Umi Pipik mengaku mengambil jadwal kajian pagi dan siang saja. Setelah sore Ia pulang ke rumah, terkecuali jika ada kajian di luar kota.

“Sore saya sama anak-anak. Kecuali yang di luar kota ya. Tapi kalau hari-hari biasa, ya kalau nggak kajian pagi, ya habis ashar. Tapi nggak buka di tempat, langsung pulang,” bener Umi Pipik.

Soal alasan mengapa selalu terburu-buru pulang dan tak memilih buka bersama di tempat kajian. Umi Pipik menjawab ada anak-anaknya yang menunggunya buka puasa bersama.

“Ya, anak-anak di rumah kalau nggak ada uminya buka bagaimana,” ujar Umi Pipik dengan senyum.

Meski sibuk dengan kegiatan dakwah, Umi Pipik tetap meluangkan waktu untuk beribadah bersama keluarga. Ia lebih suka tarawih di rumah karena bercadar.

“Alhamdulillah, bisa tarawih bareng. Saya kan biasanya di rumah, karena kan saya pakai cadar, jadi agak susah kalau tarawih di masjid. Kan repot kalau harus buka, jadi saya tarawih sama anak-anak aja,” pungkas Umi Pipik./Aly.

By Editor1