JAKARTA, AKURATNEWS,co – Jelang lebaran, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menangkap pemimpin daerah yang terlibat kasus korupsi. Usai menangkap bupati Pekalongan Fadia A Rafiq beberapa waktu lalu, kini KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.
Sejumlah pejabat di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cilacap saat ini juga diperiksa oleh tim KPK.
Dilansir detikJateng, Jumat (13/3/2026), sejumlah pejabat diangkut menggunakan bus ke Mapolresta Banyumas. Di lokasi ini sejumlah pejabat menjalani pemeriksaan di gedung Sat Reskrim oleh tim KPK.
Melansir detikcom, beberapa pejabat sempat keluar ruangan untuk menjalankan ibadah salat Asar di Masjid Polresta Banyumas. Mereka hanya berjalan dengan mengenakan batik dikawal petugas kepolisian.
Pejabat tersebut antara lain, Sekretaris Daerah (Sekda) Cilacap Sadmoko Danardono, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Buddy Haryanto, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Heru Kurniawan, Kepala Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (DPKUKM) Oktrivianto Subekti, dan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) dr Ichlas Riyanto.
Saat ditanya sejumlah wartawan yang menunggu di luar gedung, Sekda Cilacap irit bicara. Ia sambil berjalan tidak menjawab pertanyaan yang dilontarkan wartawan.
“Ikuti saja,” ucap Sadmoko saat ditanya agenda di Polresta Banyumas
Total ada 27 orang yang ditangkap KPK dalam OTT di Cilacap. Salah satu pihak yang ditangkap ialah Bupati Cilacap Syamsul Aulia Rahman./Ib. Foto: Istimewa.
