TEHERAN, AKURATNEWS.co — Ribuan warga memadati Lapangan Enghelab, Teheran, Rabu malam 13 Mei 2026, dalam acara pelepasan resmi timnas Iran menuju Piala Dunia 2026.

Acara ini menjadi momen terakhir “Team Melli” bersama pendukungnya sebelum bertolak ke Turki untuk pemusatan latihan, lalu melanjutkan perjalanan ke Amerika Serikat.

Acara tersebut dihadiri staf pelatih, pejabat Federasi Sepak Bola Iran FFIRI, Menteri Olahraga Ahmad Donyamali, serta Presiden Iran Masoud Pezeshkian.

Lapangan Enghelab dipenuhi bendera Iran dan sorakan “Team Melli”. Kerumunan begitu besar hingga pemain awalnya tidak bisa turun dari bus tim.

Presiden Pezeshkian berpesan kepada skuad agar berjuang demi nama Iran.

“Yang penting bagi kami adalah usaha tulus, tanggung jawab, dan menggunakan setiap kapasitas untuk kebanggaan Iran,” ujarnya.

Momen puncak acara adalah peluncuran jersey resmi Piala Dunia 2026 dengan motif Asiatic cheetah. Lagu resmi timnas yang dinyanyikan penyanyi Parvaz Homay juga diperdkenalkan untuk pertama kalinya. Ribuan suporter ikut bernyanyi, menciptakan suasana emosional di lapangan.

Kapten Ehsan Hajsafi membacakan ikrar skuad di hadapan publik, berjanji bertarung dengan determinasi penuh untuk mengharumkan nama Iran di Piala Dunia.

Meski suasana meriah, ketidakpastian soal visa AS masih membayangi. Ketua FFIRI Mehdi Taj mengatakan Iran sudah menyerahkan 10 syarat ke FIFA untuk menjamin hak, keamanan, dan perlakuan setara bagi delegasi Iran.

Tuntutan utama adalah penerbitan visa tanpa pengecualian bagi seluruh anggota delegasi. “Kami bukan tamu negara tuan rumah, kami tamu FIFA. FIFA harus menjamin ini,” tegas Taj.

Kekhawatiran muncul setelah Taj sendiri ditolak masuk Kanada untuk Kongres FIFA karena keterkaitan yang dituduhkan dengan IRGC. Sekretaris Negara AS Marco Rubio sebelumnya menyatakan siapa pun yang terkait IRGC tidak akan diizinkan masuk AS.

Iran dijadwalkan bermarkas di Tucson, Arizona, dan memainkan seluruh laga grup di AS.

Iran tergabung di Grup G bersama Selandia Baru, Belgia, dan Mesir. Laga pembuka melawan Selandia Baru akan digelar di SoFi Stadium, Los Angeles, pada 15 Juni 2026.

Pelatih Amir Ghalenoei dan skuadnya kini bertolak ke Turki untuk melanjutkan persiapan.

“Tim nasional ini adalah tim sepak bola masa perang. Kami akan menjadi pilar otoritas dan perlawanan,” kata Taj dalam pidatonya.

Delegasi Iran menamai tim mereka “Minab 168” sebagai penghormatan kepada korban dan syuhada Sekolah Shajareh Tayyebeh di Minab.

Piala Dunia 2026 akan berlangsung 11 Juni–19 Juli di AS, Meksiko, dan Kanada./ Ib.

By Editor1