JAKARTA, AKURATNEWS.co – Band asal Surabaya Padi Reborn menghadirkan inovasi baru dengan mengubah Konser Dua Delapan menjadi sebuah cinema concert experience.
Berbeda dari dokumentasi konser biasa, pertunjukan ini diproduksi khusus untuk layar bioskop dengan dukungan tata suara Dolby System agar penonton tetap dapat merasakan atmosfer konser secara maksimal.
Selain menggelar pemutaran terbatas, manajemen Padi Reborn juga membuka peluang kerja sama dengan promotor maupun event organizer yang ingin menyelenggarakan kegiatan nonton bareng di berbagai kota.
Vokalis Padi Reborn, Fadly, mengatakan Konser Dua Delapan menjadi salah satu momen paling berkesan sepanjang perjalanan karier band yang telah berkarya hampir tiga dekade.
“Konser Dua Delapan pada Januari lalu adalah salah satu momen musikal paling sakral dan emosional yang pernah kami alami sepanjang karier. Kami merasakan energi yang luar biasa dari Sobat Padi yang hadir,” kata Fadly.
Ia menambahkan, kehadiran versi sinematik ini menjadi cara untuk kembali membagikan suasana hangat yang tercipta saat konser berlangsung.
“Melalui Exclusive Limited Screening Konser Dua Delapan ini, kami ingin merawat dan membagikan kembali kehangatan serta keintiman malam itu kepada rekan-rekan media dan sahabat terdekat, sebelum akhirnya mahakarya kolaboratif ini bisa disaksikan masyarakat luas,” lanjutnya.
Gitaris Padi Reborn, Piyu, menjelaskan bahwa proyek tersebut dibuat agar para penggemar yang tidak sempat hadir di konser tetap dapat menikmati pengalaman yang serupa.
“Ini bukan sekadar dokumentasi panggung yang biasa direkam dengan kamera standar. Kami memproduksinya secara serius menjadi sebuah produk sinema konser utuh, mengoptimalkan layar lebar bioskop serta tata suara Dolby System agar kemegahan audionya tetap presisi dan menggelegar,” ujar Piyu.
Menurutnya, format konser bioskop ini masih jarang diterapkan oleh musisi Indonesia. Produksi tersebut juga menghadapi tantangan besar karena harus menerjemahkan konsep panggung 360 derajat ke dalam tayangan sinematik tanpa mengurangi nuansa pertunjukan aslinya.
Perwakilan Megapro Communications, Ahmad Qomaru Zaman, mengatakan proses pascaproduksi dilakukan secara detail agar setiap unsur visual dan audio mampu menghadirkan kembali suasana konser di bioskop.
“Gagasan untuk membawa pertunjukan live ke dalam ruang bioskop berakar dari keinginan kami menyajikan sebuah mahakarya visual yang tidak lekang oleh waktu. Proses kreatif untuk mengonversi keindahan panggung 360 derajat yang dinamis dan futuristik ke dalam format sinematik menuntut ketelitian yang sangat tinggi di ruang editing,” ujar Ahmad Qomaru Zaman.
Sementara itu, perwakilan NorthStar Entertainment, Ali Lipto, menilai Konser Dua Delapan bukan hanya menjadi perayaan usia Padi Reborn, tetapi juga bukti konsistensi mereka di industri musik Indonesia.
“Konser Dua Delapan yang berlangsung Januari lalu bukan sekadar selebrasi usia, melainkan pembuktian dari cetak biru konsistensi dan soliditas Padi Reborn di industri musik tanah air,” kata Ali Lipto./Eds.
