Mendagri Tito Minta Aparat Perkuat Pengamanan Usai 3 ASN Tewas Ditembak

0
Mendagri Tito Karnavian

JAKARTA, AKURATNEWS.co – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta aparat keamanan memperkuat pengamanan di Papua setelah tiga aparatur sipil negara (ASN) tewas ditembak saat bertugas di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.

Tito berharap Polri, TNI, dan unsur intelijen dapat memantau pergerakan kelompok bersenjata serta mencegah serangan serupa.

“Saya tentu berharap aparat keamanan, Polri, TNI, dan intelijen bisa menjaga situasi yang lebih kondusif. Kemudian, bisa memantau pergerakan dari kelompok-kelompok itu dan bisa menetralisir kelompok itu,” kata Tito di Jakarta, dikutip dari Antara, Selasa, 15 September.

Menurut Tito, pengamanan diperlukan agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa rasa takut akibat serangan bersenjata.

Ia juga menanggapi tuduhan kelompok bersenjata yang menyebut ASN korban penembakan sebagai intelijen. Tito menilai tuduhan semacam itu kerap disampaikan setelah terjadi kekerasan.

“Biasanya begitu, yang disampaikan oleh kelompok yang melakukan penembakan, kekerasan, selalu alasannya intel,” ujarnya.

Menurut Tito, narasi tersebut digunakan untuk menimbulkan ketakutan dan mengganggu situasi keamanan.

Penembakan terjadi pada Rabu, 9 September, saat rombongan Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya dalam perjalanan kembali menuju Wamena.

Sebelumnya, rombongan mengantar bantuan pangan berupa ternak babi kepada masyarakat di Kampung Kimbim, Distrik Asologaima.

Rombongan kemudian diadang ketika melintas di Distrik Muliama, sekitar 20 kilometer dari Wamena.

Tiga ASN tewas dalam penembakan tersebut. Mereka adalah Aprida Rapi, Alfonsius Albinus Meha, dan Willi Mbuik.

Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak sebelumnya mengatakan TNI akan mengevaluasi sistem pengamanan warga sipil di Papua setelah kejadian tersebut.

“Ini yang terus kita tetap evaluasi. Pasukan kita juga sudah mulai ditempatkan di tempat-tempat yang sudah kita antisipasi,” kata Maruli di Jakarta, Jumat, 11 September./Teg.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *