JAKARTA, AKURATNEWS – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kementerian Kominfo) bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah menyelenggarakan seminar online Ngobrol Bareng Legislator pada Minggu, 28 Mei 2023 dengan mengusung tema: “Pemanfaatan Media Sosial dan Platform Digital dalam Lingkup Pendidikan”.
Dalam seminar yang diselenggarakan melalui platform zoom meeting Kementerian Kominfo dan DPR RI mengundang narasumber yang ahli pada bidangnya, Narasumber pertama Rachel Maryam yang saat ini menjabat sebagai Anggota Komisi I DPR RI. Narasumber kedua yakni Semuel Abrijani Pangerapan, B.Sc menjabat sebagai Dirjen Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo RI, narasumber ketiga Wahyu Wary Pintoko, S.PT., M.Si sebagai Dosen Institut Bisnis Nusantara dan narasumber yang terakhir Dewi Tresnawa, M.T selaku Dosen Yayasan Al Musdaddiyah.
Seminar Literasi Digital ini merupakan inisiasi yang didukung oleh Kementerian Kominfo terhadap Program Ngobrol Bareng Legislator yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, dengan memiliki beberapa tujuan, diantaranya yakni untuk mendorong masyarakat agar mengoptimalkan pemanfaatan internet sebagai sarana edukasi dan bisnis.
Baca artikel lainnya: Wayan Kosster Ingatkan Masyarakat Bali Agar Tak Fasilitasi Wisman yang Tak Sesuai Aturan
Selain itu juga untuk memberdayakan masyarakat agar dapat memilah dan memilih informasi yang dibutuhkan dan bermanfaat, memberikan informasi yang lengkap kepada masyarakat terkait pembangunan Infrastruktur TIK yang dilakukan oleh Pemerintah khususnya oleh Ditjen APTIKA, serta mewujudkan jaringan informasi serta media komunikasi dua arah antara masyarakat dengan masyarakat maupun dengan pihak lainnya.
Pemaparan pertama dibuka oleh Ibu Rachel Maryam. Dalam paparan singkatnya beliau menyampaikan bahwa,
“Teknologi masa kini telah berkembang dengan pesat. Tidak seperti dulu, teknologi saat ini sangatlah berpengaruh dalam aspek kehidupan manusia dan ikut berperan dalam kehidupan masyarakat luas, khususnya di dalam pendidikan sendiri teknologi kini memiliki peran penting dalam proses belajar mengajar. Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dengan bijak didalam dunia pendidikan memiliki banyak sekali manfaatnya, dimana dengan memanfaatkan media sosial dan platform digital tersebut bisa memberikan kita kemudahan dalam proses pembelajaran maupun informasi yang kita butuhkan didalam dunia pendidikan,” papar Rachel.
Pemaparan kedua disampaikan oleh Wahyu Wary Pintoko, S.PT., M,Si. Dalam paparannya beliau menjelaskan bahwa sebagai pengguna internet penggunanya harus melek digital agar terhindar dari berbagai jenis kecurangan. Hal lain juga disebutkan sisi negatif dari penggunaan internet seperti sosial skill yang berkurang, kecurangan dalam penggunaan (menyontek disaat ujian) interpersonal skill juga berkurang,” papar Wahyu.
Baca artikel lainnya: Optimalisasi Pembinaan Moral Anggota Polri
Lebih lanjut Wahyu menambahkan,” Internet tidak bisa disamakan dan menggantikan peran guru, karena internet memiliki sifat sama rata dan internet tidak bisa membedakan antar murid, selain itu hal yang tidak bisa menggantikan guru dengan internet, internet bisa menjadi media belajar namun internet tidak bisa membimbing dan tidak menjadi fasilitator. Paparan terakhir diucapkan semua orang ingin punya guru dalam belajar, namun tidak semua guru itu pendidik kadang mereka hanya sebagai pengajar.” tambahnya.
Pemaparan terakhir disampaikan oleh Dewi Tresnawa, M.T. Dalam paparannya beliau menyampaikan bahwa media digital memiliki manfaat dimana dibanyak negara maju, teknologi digital telah menjadi bagian integral dari sistem pembelajaran. Kemudahan e-learning juga memungkinkan sistem pembelajaran jarak jauh. Sehingga mahasiswa yang berdomisili di suatu daerah atau negara bisa menempuh pendidikan di daerah atau negara lain. Media sosial merupakan suatu platform digital yang menyediakan fasilitas untuk melakukan aktivitas sosial bagi setiap penggunanya. Hingga kini media sosial memiliki pengguna aktif sebanyak 106 juta pengguna di Indonesia, di mana angka tersebut sebanyak 40% dari total populasi yang ada,” papar Dewi tresnawa./Ib
