JAKARTA, AKURATNEWS – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kementerian Kominfo) bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah menyelenggarakan seminar online yakni Ngobrol Bareng Legislator dengan mengusung tema: “Perlindungan Data Pribada dalam Layanan Publik” . Seminar diselenggarakan pada hari Selasa, 30 Mei 2023 melalui platform zoom meeting.
Dalam seminar Ngobrol Bareng Legislator ini, terdapat empat narasumber yang berkompeten pada bidangnya, yaitu Bapak Sugiono yang saat ini menjabat sebagai Anggota Komisi I DPR RI. Narasumber kedua yakni Bapak Semuel Abrijani Pangerapan, B.Sc menjabat sebagai Dirjen Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo RI serta mengundang Wildan Azkal Fikri, S.H., M.H (Aktivis Anti Korupsi) dan Muhammad Riza Nurdin, PHD (Peneliti di Asia-Japan Research Institute, Ritsumeikan University).
Seminar Ngobrol Bareng Legislator ini merupakan acara yang diinisiasi dan didukung oleh Kementerian Kominfo, yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, dengan memiliki beberapa tujuan, diantaranya yakni untuk mendorong masyarakat agar mengoptimalkan pemanfaatan internet sebagai sarana edukasi dan bisnis.
Selain itu juga untuk memberdayakan masyarakat agar dapat memilah dan memilih informasi yang dibutuhkan dan bermanfaat, memberikan informasi yang lengkap kepada masyarakat terkait pembangunan Infrastruktur TIK yang dilakukan oleh Pemerintah khususnya oleh Ditjen APTIKA, serta mewujudkan jaringan informasi serta media komunikasi dua arah antara masyarakat dengan masyarakat maupun dengan pihak lainnya.
Baca artikel lainnya: Presiden Jokowi Perintahkan Jajarannya Gerak Cepat Atasi Tindak Pidana Perdagangan Orang
Sesi pemaparan diawali oleh pengantar serta pembukaan yang disampaikan oleh Bapak Sugiono (Anggota Komisi I DPR RI). Dalam paparan pertamanya beliau menjelaskan bahwa,
“Seiring dengan pesatnya kemajuan technologi di era refolusi imdustri 4.0 dimasa ini, kita dihadapkan pada sebuah fenomena dimana kehadiran koneksi internet merupakan sebuah kebutuhan yang tidak bisa di pisahkan dari kehidupan kita sehari hari terutama sebagian besar masyarakat Indonesia, interaksi di dunia maya melalui platform-platform disadari atau tidak mempengaruhi pola pikir serta perilaku pergaulan dari manusia yang lain,berbagai tren yang muncul di suatu tempat akan mempengaruhi tren di tempat lain, beliau juga menyampaikan agar dewasa dalam ber sosial media,gunakan akun medsos untuk menyebarkan berita positif agar keutuhan Negara tetap terjaga dan juga beliau mengajak masyarakat untuk bisa memanfaatkan platform-platform yang ada untuk ikut bersaing di dunia global sekarang, selanjutnya beliau mengajak masyarakat untuk mengembangkan jejaring pertemanan dengan menjunjung tinggi patriotisme,” papar Sugiono.
Pemaparan kedua berupa sambutan oleh Bapak Semuel Abrijani Pangerapan, B.Sc. Dalam pemaparannya beliau menyampaikan bahwa,
“Sebagaimana yang telah diketahui bersama, dampak pandemi dan pesatnya teknologi telah mengubah cara kita beraktivitas dan bekerja. Kehadiran teknologi sebagai bagian dari kehidupan masyarakat inilah yang semakin mempertegaskan kita sedang menghadapi era disubsi teknologi. Untuk mengahadapi hal tersebut, kita semua harus mempercepat kerjasama kita dalam mewujudkan agenda trasnformasi digital Indonesia. Bersama-sama wujudkan cita-cita bangsa Indonesia dengan menjadikan masyarakat madani berbasis teknologi. Kemampuan yang kita miliki serta keunggulan yang terus dijaga akan membawa bangsa Indonesia menjadi bangsa yang hebat dan besar, serta menjadi unggul dalam segi sumber daya manusia,” papar Semuel.
Pemaparan ketiga oleh Bapak Wildan Azkal Fikri yang menyampaikan terkait UU PDP (Undang-undang Perlindungan Data Pribadi),
“Upaya pemerintah dalam memproteksi data pribadi masyarakat Indonesia agar tidak disalahgunakan oleh orang atau pihak yang tidak bertanggung jawab. Bapak Wildan juga menghimbau kepada kita semua agar dapat mengklasifikasikan data pribadi umum dan data pribadi spesifik, karena peruntukannya sangat berbeda dan akan berbahaya apabila disalahgunakan,” papar Wildan.
Baca artikel lainnya: Kemenkominfo dan DPR RI Gelar Webinar bertema “Pendidikan dan Pemerataan Akses Internet”
Pemaparan terakhir disampaikan oleh Bapak Muhammad Riza Nurdin, PHD. Dalam paparannya beliau menjelansakan terkait definis data pribadi dan layanan publik secara umum. Selain itu beliau juga menjelaskan terkait pentingnya melindungi data pribadi dan cara melindunginya,
” Untuk melindungi data pribadi hendaknya tidak memberikan berita kepada pihak yang tidak berkepentingan, memberikan data sesuai degan yang dibutuhkan, tidak mengumbar data pribadi di platform digital, menjaga arsip data dan perangkat yang kita miliki agar tetap aman,” papar Muhammad Riza./Ib
