JAKARTA, AKURATNEWS.co – Puluhan ribu orang memadati Lapangan Monas, Jakarta pada Sabtu (1/8) malam buat mengikuti acara Zikir dan Doa Kebangsaan.
Acara pembuka rangkaian HUT ke-81 RI ini berlangsung khidmat. Dan di balik panggung, ada satu tim yang kerjanya bikin jantung nggak deg-degan yakni PLN.
Ya… PT PLN (Persero) UID Jakarta Raya lewat PLN UP3 Menteng berhasil jaga pasokan listrik “tanpa kedip” selama acara berlangsung. Dari doa bersama, pembacaan zikir, sampai acara di panggung utama, semua lancar tanpa drama mati lampu.
Buat menghidupkan panggung utama, sound, lampu, sampai fasilitas pendukung, PLN menyiapkan Layanan Penerangan Sementara 2.161 kVA.
Tapi PLN nggak main setengah-setengah. Biar aman, mereka pasang sistem pengaman berlapis yakni:
1. Tiga unit UPS total 1.100 kVA – buat jaga-jaga kalau ada gangguan sepersekian detik
2. Dua unit UGB (Gardu Bergerak) dengan total 2.000 kVA -buat backup kalau butuh daya tambahan darurat
“Zikir dan Doa Kebangsaan menjadi momentum yang menyatukan masyarakat dalam semangat kebangsaan. PLN memastikan pasokan listrik tetap andal melalui kesiapan infrastruktur, sistem pengamanan berlapis, serta personel yang bersiaga penuh sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan aman, khidmat, dan tanpa gangguan,” ujar Moch. Andy Adchaminoerdin, General Manager PLN UID Jakarta Raya, Senin (3/8).
Sebelum acara, tim PLN UP3 Menteng sudah turun duluan. Mulai dari inspeksi menyeluruh, tes sistem, sampai simulasi operasi semua infrastruktur kelistrikan di area Monas.
Pas hari H, personel PLN bersiaga penuh dari sebelum acara mulai sampai massa bubar. Tugasnya cuma satu: mantau dan pastikan setrum nggak rewel.
“Kami telah memastikan seluruh infrastruktur kelistrikan berada dalam kondisi siap operasi, mulai dari pasokan utama hingga sistem cadangan. Personel PLN juga melakukan pemantauan selama kegiatan berlangsung untuk memastikan keandalan pasokan listrik tetap terjaga,” kata Robin Septavyn, Manager PLN UP3 Menteng.
Zikir dan Doa Kebangsaan ini jadi pembuka resmi peringatan kemerdekaan tahun ini. Dengan listrik yang aman, acara yang dihadiri masyarakat dari berbagai daerah itu bisa berjalan lancar tanpa gangguan teknis.
Bagi warga Jakarta, ini jadi bukti kalau urusan listrik buat acara negara sudah di-handle serius. Nggak ada lagi cerita sound mati pas doa atau lampu panggung kedip pas pembacaan.
PLN sendiri menegaskan komitmennya terus jaga keandalan listrik di setiap agenda strategis nasional, terutama sepanjang Agustus ini. (NVR)
