JAKARTA, AKURATNEWS.co – Penyanyi cilik Farel Prayoga yang sempat viral lewat lagu “Ojo Dibandingke”, memilih untuk memeluk agama Islam. Ia pun menceritakan kisah spiritualnya yang menyentuh, termasuk reaksi orangtuanya yang mendukung penuh pilihannya.

Farel mengungkap bahwa ia sebenarnya sudah pernah mengucap kalimat syahadat saat masih kecil, ketika masih bersama manajer lamanya. Namun, kala itu Farel merasa keputusannya belum berasal dari hati yang mantap.

“Aku syahadat tuh sebetulnya pernah sama manajerku ya yang pertama. Cuman aku kayak ngerasa tuh kurang yakin gitu loh,” ujar Farel Prayoga saat ditemui di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (20/10). “Aku ngerasa bukan keinginan aku sendiri lah,” lanjutnya.

Karena merasa belum yakin, Farel pun memutuskan untuk mengulang syahadat dengan sepenuh hati ketika usianya menginjak 13 tahun.

Perjalanan spiritual Farel berlanjut di Aceh. Bersama manajernya yang sekarang, Muhammad Rais, Farel dibawa ke Masjid Raya Baiturrahman, masjid ikonik di Banda Aceh. Di sinilah ia mengucap kalimat syahadat untuk kedua kalinya, kali ini dengan bimbingan dari orang tua Rais.

“Jadi kayak aku dibawa sama Om (Rais) ke Aceh, ke Masjid Raya Baiturrahman, Aceh,” kenangnya.
“Dan itu di-syahadatin sama orang tuanya Om,” tambahnya.

Beruntung, langkah besar Farel ini mendapat dukungan penuh dari keluarganya. Ia menegaskan bahwa tidak pernah sekalipun menyembunyikan keputusan ini dari orang tua.

“Tahulah. Kalau masalah agama, aku enggak mau sembunyi-sembunyiin,” ujar Farel.

Orang tuanya juga memahami bahwa Farel sudah cukup dewasa untuk menentukan jalan hidupnya sendiri.

“Kalau orang tuaku sih aman-aman aja ya, karena itu pilihan aku, ya. Terus juga mereka mungkin ngiranya aku udah cukup umurnya buat milih, buat memilih. Jadi kayak ya dibolehin,” jelasnya.

Kini, Farel tengah giat memperdalam ajaran Islam. Manajernya, Muhammad Rais, turut mendukung dengan menghadirkan guru ngaji khusus untuk Farel. Ia pun mulai belajar membaca Al-Qur’an, meskipun masih di tahap awal.

“Saya datangkan guru ngaji. Walaupun baru Iqra 3, jadi maksudnya enggak ada kata terlambat,” ucap Rais./Din.

By Editor1