JAKARTA, AKURATNEWS.co – Saat lampu panggung meredup, sorak-sorai fans langsung menggema memenuhi venue konser di kawasan Kuningan, Jakarta, Kamis (22/5)
Tepat pukul 18.00 WIB, 12 member Because of You I Shine (BUS) berjalan keluar satu per satu.
Malam itu jadi malam pertama bagi boyband asal Thailand ini menyapa penggemar Indonesia secara langsung lewat fancon perdana ‘The First Light In Jakarta’.
Bagi BUS, ini bukan sekadar show. Ini pertemuan yang sudah lama ditunggu. Bagi BEUS, sebutan untuk penggemar Indonesia, ini jawaban dari penantian panjang sejak grup ini debut lewat single ‘Because of You, I Shine’.
BUS sendiri bukan nama baru di Thailand. Di bawah naungan SONRAY Music, grup beranggotakan 12 orang ini terus naik lewat karya yang konsisten.
Lagu ‘So Blue’yang rilis awal 2026 sudah menyentuh 4,6 juta streams. Lalu Mei 2026, mereka kembali dengan single Happy’ yang langsung jadi highlight di fancon Jakarta.
Perjalanan ini yang membuat Inside Indo bersama ND Entertainment Thailand berani membawa BUS ke Indonesia untuk tur Asia pertama mereka. Jakarta dipilih sebagai salah satu kota pembuka, dan sambutannya jauh melebihi ekspektasi.
Yang bikin konser ini beda dari konser biasa adalah jarak yang sengaja diperpendek. Tidak ada sekat kaku antara idol dan penggemar. Setiap member menyapa dengan kalimat personal yang langsung disambut teriakan histeris.
“Aku milik kamu malam ini.”
“Mau lihat kamu aja.”
“Kamu membuat hari-hariku lebih indah.”
Kalimat sederhana, tapi cukup untuk membuat seluruh venue ikut bernyanyi dan berteriak.
Di tengah show, salah satu member berhenti sejenak dan berkata pelan,
“Kami senang punya teman-teman di Indonesia yang support kami.”
Kalimat itu jadi pengingat kenapa tur ini disebut The First Light. Ini cahaya pertama dari hubungan BUS dan BEUS Indonesia.
Puncak emosional malam itu terjadi saat BUS membawakan single terbaru Happy. Lagu yang baru rilis Mei 2026 ini punya lirik dan aransemen yang lebih dalam dari karya sebelumnya.
“Sebenarnya kita baru keluarin lagi baru sekarang. Lagu ini sangat dalam, aku mau kasih tau teman-teman bahwa lagu ini punya semangat yang kuat,” ucap Alan, salah satu member BUS sebelum memulai.
Penonton tidak hanya mendengar. Mereka hafal liriknya. Saat musik berhenti sejenak, suara fans yang akrab disapa BEUS yang meneruskan lirik membuat panggung terasa kosong tanpa suara mereka.
“Kalian gokil, hafal lagu kami,” celetuk Mark, member BUS lainnya sambil tertawa.
Malam itu, BUS pun dengan lancar membawakan lagu-lagu mereka seperti Overture 121, So Blue, Transformer BB, Liar Boss In The Building, Watch Your Step,
Lalu ada lagu Indonesia, Alamak milik Rizky Febian & Adrian Khalif. Kemudian Gento, Bow Wow, Feeling, Bab Wa Ooh!
Untuk industri K-Pop dan T-Pop di Indonesia, fancon seperti ini jadi jembatan penting. Walau bukan konser super megah tapi ruang interaksi yang intim. Di sinilah fanbase dibangun, loyalitas diuji, dan memori dibuat.
Malam itu, Jakarta melihat 12 anak muda dari Thailand yang datang bukan hanya untuk menyanyi. Mereka datang untuk bilang terima kasih.
Dan BEUS menjawabnya dengan suara, cahaya lightstick, dan antusiasme yang tidak padam sampai lampu panggung mati.(NVR)
