JAKARTA, AKURATNEWS.co – Kemenkominfo dan DPR RI menggelar webinar bertajuk ‘Kreativitas Bisnis UMKB di Era Digital’. Seminar ini dilaksanakan pada Selasa 13 Februari 2024 melalui platform zoom meeting.

Dalam webinar tersebut menghadirkan narasumber Dr, H. Jazuli Juwaini. Asih Kurniangsih, SE, M.M dan Rizky Ananda S.T.P, M.M.

Pemaparan diawali oleh Dr. H. Jazuli Juwaini, MA. dalam paparannya beliau menyampaikanbahwa perkembangan pesat yang dibawa oleh revolusi teknologi digital, mengarah ke dunia tanpa batas, dimana informasi mudah diakses dan disebarluaskan, menandai era kreativitas dan produktivitas bagi individu yang melek digital.

Dampak transformatif teknologi pada berbagai aspek kehidupan, termasuk pekerjaan industri, interaksi sosial, pembelajaran, gaya hidup, dan perekonomian, serta mengatasi dampak positif dan negatif teknologi informasi, seperti kemudahan kerja, kecepatan komunikasi. , penyebaran misinformasi, kemudahan akses terhadap informasi, dan menjamurnya kejahatan dan kecanduan online.

“Dalam konteks ekonomi digital, pentingnya kreativitas dan inovasi, serta mengidentifikasi keduanya sebagai dasar ekonomi berbasis pengetahuan. Karakteristik individu yang kreatif dan inovatif serta menggarisbawahi peluang yang dihadirkan oleh era digital. Selain itu, rendahnya persentase wirausaha di Indonesia dibandingkan negara-negara tetangga, dan potensi negara ini untuk menjadi kekuatan ekonomi digital yang besar pada tahun 2045. Perlunya untuk transformasi digital baik di tingkat pribadi maupun bisnis, mengadvokasi penggunaan teknologi, membangun kepercayaan diri dalam menggunakan teknologi baru, dan memperoleh pengetahuan dan keterampilan digital. Terakhir, contoh nyata tentang kreativitas yang menghasilkan peluang ekonomi, menekankan pentingnya kreativitas dalam menghasilkan pendapatan bahkan tanpa sumber daya yang besar,” kata Jazuli Juwaini.

Ringkasnya, Dr. H. Jazuli Juwaini menyoroti kekuatan transformatif teknologi digital dalam dunia bisnis, menggarisbawahi perlunya UMKM beradaptasi dan merangkul inovasi digital untuk berkembang dalam ekonomi digital. Pentingnya kreativitas, inovasi, dan literasi digital dalam memanfaatkan peluang yang ada di era digital, sekaligus mengakui tantangan dan perlunya transformasi digital baik di tingkat individu maupun organisasi.

 

Pemaparan selanjutnya disampaikan oleh Asih Kurniangsih, SE, M.M. Dalam paparannya beliau  menyampaikan bahwa,

“Usaha UMKM menawarkan beberapa kelebihan bagi entrepreneur pemula, di antaranya fleksibilitas, kemampuan untuk berinovasi sesuai perkembangan zaman, kemungkinan untuk dikerjakan sesuai minat tanpa memerlukan modal besar, dan kebebasan menentukan harga. Beberapa contoh usaha UMKM yang disebutkan meliputi membuka toko online, menjadi Youtuber, reseller atau dropshipper, menulis konten digital, kursus online catering makanan, jasa desain grafis, dan pembuatan website,” papar Asih Kirniangsih.

Selain itu, usaha kreatif melibatkan inovasi dan keunikan, sehingga berbeda dari usaha lainnya. Usaha kreatif berfokus pada bagaimana menghadirkan sesuatu yang sebelumnya belum ada. Faktor-faktor yang memengaruhi usaha kreatif termasuk modal, sumber daya manusia (SDM), akses pasar, kesulitan akses permodalan, ketersediaan bahan baku, dan kesulitan mengadopsi teknologi digital. Di era digital, digitalisasi bisnis menjadi semakin penting dan menjadi faktor kemajuan dalam menjalankan usaha kreatif.

“Pentingnya usaha UMKM dan usaha kreatif dalam konteks era digital. Usaha UMKM menawarkan peluang bagi entrepreneur pemula dengan berbagai kelebihan, sementara usaha kreatif menekankan inovasi dan keunikan sebagai kunci kesuksesan, dengan tantangan khusus yang perlu diatasi di era digital,” lanjut Asih.

 

Paparan terakhir disampaikan oleh Rizky Ananda, S.T.P, M.M, Dalam paparannya beliau menyampaikan bahwa seorang wirausahawan kreatif dan inovatif di era digitalisasi. Ia memiliki pengalaman yang luas dalam mendirikan dan memimpin beberapa perusahaan serta telah menerima berbagai penghargaan atas kontribusinya dalam bidang kewirausahaan.

Dalam presentasinya, rizky ananda membahas pentingnya digitalisasi bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (umkm) serta menekankan pentingnya memperkuat unique selling proposition (usp) untuk menghadapi era digitalisasi. Dia juga menyoroti kreativitas, model bisnis, saluran distribusi, segmentasi pelanggan, kolaborasi, dan persiapan yang diperlukan oleh umkm untuk menghadapi perubahan ini.

Rizky ananda juga menekankan pada pengembangan produk, distribusi ke retail modern, dan faktor-faktor yang harus dipersiapkan, seperti jaringan dan keterampilan komunikasi, pemahaman teknologi, tujuan yang jelas, mental yang kuat, legalitas, dan pembukuan keuangan.

“Pentingnya adaptasi umkm terhadap digitalisasi, dengan fokus pada penguatan usp, pengembangan produk, distribusi, keterampilan dan pengetahuan, serta persiapan yang komprehensif untuk menghadapi perubahan tersebut. Rizky ananda juga menekankan bahwa kolaborasi adalah kunci dalam menghadapi era digitalisasi, dan bahwa perusahaan tersebut berkomitmen untuk terus berkolaborasi dalam pengembangan teknologi. Dengan demikian, presentasinya memberikan wawasan yang penting bagi umkm dalam mempersiapkan diri menghadapi perubahan yang disebabkan oleh digitalisasi,” papar Rizky./Ib.

By Editor1