JAKARTA, AKURATNEWS.co – Histori musik contry yang kita kenal selama ini dianggap identik dengan musik rakyat Amerika.

Anggapan itu ada benarnya, walaupun  tidak semua benar. Sejarah lain mencatat musik country berawal dari orang-orang  Irlandia yg bermigrasi ke Amerika yang ingin mendapatkan kebebasan beragama.

Karena keahlian utama mereka adalah bertani dan berternak, maka mereka banyak menyasar ke Amerika bagian selatan. Disini mereka melakukan ibadah dan pujian melalui lagu-lagu tradisional dari negeri leluhur mereka.

Sejarah masa lalu mencatat, Amerika bagian selatan ini menjadi basis budak-budak dari Afrika karena merupakan daerah pertanian dan perkebunan.

Perkawinan musik tradisi Irlandia dengan musik tradisi dari bangsa-bangsa  Eropa lainnya yang juga berimigrasi kesana seperti bangsa Swiss,  Jerman dan budak dari Afrika melahirkan musik country yg pada awalnya disebut Old Time Music.

Belakangan setelah aneksasi Hawaii oleh Amerika, pengaruh musik dari pulau Polinesia ini menjadi dominan di wilayah tersebut.

Lalu mengapa kebanyakan lagu-lagu country kebanyakan progresi kord-nya menggunakan mayor?, berikut beberapa alasannya:

1. Suasana: Kord mayor biasanya memberikan suasana yang ceria, bahagia, dan optimis, yang sesuai dengan tema lagu country yang sering membahas tentang cinta, kehidupan sederhana, dan kebahagiaan.

2. Tradisi: Musik country memiliki akar di musik folk dan blues Amerika, yang sering menggunakan kord mayor dalam struktur lagunya.

3. Kemudahan: Kord mayor relatif mudah dimainkan dan diingat, sehingga cocok untuk lagu-lagu country yang sering dinyanyikan oleh penyanyi solo atau grup kecil.

4. Pengaruh gospel: Musik gospel juga memiliki pengaruh besar pada musik country, dan kord mayor sering digunakan dalam lagu-lagu gospel.

Itulah sekilas histori musik country yang menggunakan progresi kord myor./Ib

By Editor1