JAKARTA, AKURATNEWS.co – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengusulkan agar dokter umum diberi kewenangan untuk melakukan operasi caesar, terutama di daerah terpencil. Wacana ini disebut sejalan dengan rencana Presiden terpilih Prabowo Subianto yang ingin membangun 66 rumah sakit di wilayah tertinggal.

Budi mengungkapkan, saat melakukan kunjungan ke sejumlah daerah seperti Nias, Sumba, dan Lampung, dirinya masih sering menerima laporan terkait sulitnya akses layanan kesehatan, khususnya bagi ibu hamil.

“Dari kunjungan saya, masih banyak masyarakat kesulitan mendapatkan layanan kesehatan, termasuk ibu hamil yang membutuhkan pertolongan darurat,” kata Budi kepada wartawan di Kompleks DPR/MPR, Rabu 14 Mei.

Atas kondisi tersebut, Budi mendorong adanya task-shifting, yakni pemindahan tugas medis tertentu kepada tenaga kesehatan lain. Ia menekankan bahwa wacana ini bukan hal baru dan telah diakui oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

“WHO memperbolehkan dokter umum untuk melakukan tindakan-tindakan penyelamatan jiwa, termasuk operasi caesar, selama memiliki kompetensi yang dibutuhkan,” jelasnya.

Budi juga menyoroti masih minimnya jumlah dokter spesialis di Indonesia, yang menjadi tantangan tersendiri dalam pemerataan layanan kesehatan. Oleh karena itu, menurutnya, pelatihan dokter umum untuk penanganan medis darurat menjadi solusi realistis.

“Tolong dokter umum dilengkapi dengan kompetensi yang sifatnya darurat, yang bisa menyelamatkan nyawa. Supaya kita tidak perlu lagi melihat masyarakat meninggal karena tidak mendapat pertolongan,” tegasnya.

Ia menambahkan, regulasi mengenai dokter umum lakukan operasi caesar akan segera disusun agar implementasinya bisa berlangsung dalam waktu dekat.Teg.

By Editor1