JAKARTA, AKURATNEWS.co – Diskusi buku bernas diadakan di Gedung Sjumandjaja – Fakultas Film dan Televisi, IKJ yg pada Rabu 4 Desember, petang. Sebagai pembicara hadir Dr. Marselli Sumarno, Dr. Nurman Hakim, Imam Muhtarom (Editor) dan moderator Debra Yatim.

Diskusi sebagai bagian rilis buku berjudul “Melampaui Film: Film, Manusia dan Kebudayaan,” karya Nurman Hakim, sutradara dan dosen di Institut Kesenian Jakarta.

Buku yang ditulis dalam semangat pengayaan keilmuan ini adalah hasil bunga rampai atau kumpulan tulisan Nurman Hakim yang tersebar di berbagai media massa. Dari harian Kompas, koran Tempo, Majalah Tempo, Jawa Pos dan berbagai media lainnya.

Buku ini sebagaimana diceritakan si empunya karya, membicarakan perihal film, manusia dan kebudayaan. Buku ini diterbitkan oleh IKJ Press.

“Buku ini dimaksudkan untuk pembaca luas, tidak sekadar untuk orang-orang film. Sesuai judulnya, Melampaui Film; Film, Manusia, dan Kebudayaan, buku ini tidak semata membahas film sebagai karya teknis dengan sekian peralatan yang semakin canggih saat ini atau bicara soal bentuk (form) dan gaya (style), tetapi menempatkan film secara lebih luas, film sebagai wacana,” kata Nurman Hakim yang di penghujung tahun ini saja telah menjadi juri film di Festival Film Wartawan Indonesia (FFWI), Festival Film Indonesia (FFI), dan Festival Film Tempo.

Untuk itu, imbuh dia, buku ini berisi beragam topik pembahasan membentang. Mulai dari film dengan dunianya, Islam dalam film Indonesia, festival film, manusia dalam bahasa hingga peran film dan kebijakan kebudayaan.

Tulisan-tulisan dalam buku ini lahir dari gagasan yang muncul dari pergulatan penulis sebagai manusia dengan beragam latar.

Ditambahkan Imam Muhtarom, dalam buku ini terkuat sosok Nurman Hakim yang buka an-sich sebagai seorang filmmaker, tetapi juga seorang pengkaji film.

“Dia seorang santri, tetapi juga akademisi. Peran dan posisi yang beragam ini yang memungkinkan adanya keragaman topik dan konteks tulisan dengan subjek film tersebut,” katanya.

Hasilnya, tulisan-tulisan dalam buku ini bak sebaran cahaya warna-warni yang prismatis./Ib

By redaksi