JAKARTA, AKURATNEWS – Seorang pria Palestina menikam dua tentara Israel di luar pangkalan militer di selatan Tel Aviv pada Selasa (4/4), dalam aksi kekerasan terbaru di tengah meningkatnya ketegangan di wilayah tersebut, kata pihak berwenang Israel.

Layanan penyelamatan Magen David Adom mengatakan tenaga paramedis merawat dua orang akibat luka tusukan di jalan raya dekat pangkalan militer Tsrifin. Seorang di antaranya mengalami luka berat sedangkan yang lainnya mengalami luka ringan. Keduanya dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan.

Baca artikel lainnya: Huawai Akan Kembangkan 50.000 Talenta TIK di Asia Selatan

Pernyataan dari pihak kepolisian mengidentifikasi kedua korban sebagai tentara.

Menurut kepolisian, tersangka merupakan seorang pria berusia 20-an tahun, warga Kota Hebron si Tepi Barat.  Tersangka membuntuti kedua tentara itu di dekat pangkalan militer Tsrifin sebelum akhirnya menikam mereka.

Beberapa warga sipil di tempat kejadian langsung membekuk tersangka penyerangan, yang kemudian dibawa ke tahanan polisi untuk diinterogasi.

Kekerasan antara Israel dan Palestina telah meningkat sejak 2022 lalu, dipicu oleh serangan militer Israel yang terjadi setiap hari di kota-kota Palestina, suatu tindakan yang menurut Israel diperlukan guna menghentikan rentetan serangan warga Palestina terhadap warga Israel./Ard

By redaksi