JAKARTA, AKURATNEWS.co — Muncul lagi seorang penyanyi cilik berbakat di dunia musik tanah air. Kali ini nama Azura Fitya Khaliqa mencuri perhatian publik.
Di usianya yang masih sangat belia, yakni enam tahun, Azura resmi merilis single perdana berjudul ‘Tanah Merdeka’, sebuah lagu bertema nasionalisme yang dikemas secara modern dan tak biasa.
Dirilis Sabtu (26/7) di Jakarta, lagu ini menjadi wujud semangat Azura untuk menanamkan rasa cinta tanah air sejak usia dini. Lagu tersebut bukan sekadar lagu anak-anak biasa, namun sebuah kampanye musik bertema kebangsaan dengan kemasan lintas genre yang ditujukan untuk membangkitkan semangat nasionalisme secara lebih luas, termasuk bagi generasi muda.
“Lewat lagu ini aku ingin membangkitkan kecintaan anak-anak Indonesia pada negara ini,” ujar Azura yang didampingi komposer sekaligus pelatih vokalnya, Haris Haminuddin atau yang dikenal dengan nama Haris The Brothers.
Menariknya, bakat menyanyi Azura sebagian besar diasah secara autodidak. Ia mengaku sering berlatih sendiri di rumah lewat karaoke. Kemampuan vokalnya yang kuat dan kontrol nada yang rapi membuat Haris The Brothers tertarik untuk menggandeng Azura dalam proyek lagu ini.
“Waktu pertama kali saya lihat videonya, saya langsung bilang ini anak punya bakat yang luar biasa. Saya lihat aura Sherina di dia. Maka saya langsung kepikiran buatkan lagu,” kata Haris.
Tak hanya itu, proses rekaman lagu ‘Tanah Merdeka’ pun terbilang cepat dan menunjukkan profesionalitas tinggi dari Azura yang masih duduk di bangku taman kanak-kanak.
“Dia hanya butuh waktu dua jam untuk menyelesaikan rekamannya. Nggak rewel, nggak capek, langsung jadi. Ini anak spesial, saya yakin dia the next Sherina,” tambah Haris penuh semangat.
Yang membuat Tanah Merdeka semakin unik adalah keterlibatan sejumlah musisi lintas genre dalam proses produksinya. Haris mengajak musisi EDM asal Yogyakarta, Karenza Sebastian; rapper Vian Rapper; serta penyanyi reggae, Conrad, untuk memperkaya warna musikal lagu ini. Haris juga menyisipkan elemen lagu-lagu daerah, menjadikan komposisi lagu ini sebagai simbol keberagaman Indonesia.
“Lagu ini bukan lagu anak-anak. Gaya bermusiknya bukan kekanak-kanakan, karena ini adalah lagu tentang semangat Indonesia. Kita memang ingin menanamkan cinta tanah air dari sekarang, walau mungkin Azura belum sepenuhnya memahami makna kemerdekaan, suatu saat dia akan tahu,” ujar Haris.
Azura sendiri dengan polos namun meyakinkan menjelaskan makna lagunya.
“Lagu ini tentang indahnya Indonesia. Indonesia tanah merdeka,” katanya sambil tersenyum.
Meski tergolong pendatang baru di industri musik, Azura bukan nama asing dalam dunia pertunjukan. Ia pernah menyabet juara ketiga dalam ajang Kids Band Festival 2025 di Bogor. Di dunia tari dan balet, Azura sudah mengantongi sejumlah penghargaan: Juara 3 Rockolympics Final Ballet Performing di Neo Soho Jakarta (2023), Juara 1 Tari Kreasi Daerah Nusantara di Jakarta (2024), dan Juara 1 Rhythmical Dance di Kinderfield Highfield School Jakarta (Februari 2024).
Ia juga tampil di berbagai pentas balet prestisius seperti The Fairy Doll, Don Quixote, dan Dream Girls bersama Rockstar Gym Academy Indonesia di Gedung Usmar Ismail.
Dengan perilisan Tanah Merdeka, Azura dan tim berharap lagu ini dapat menjadi medium baru untuk menyampaikan semangat cinta tanah air yang lebih luas. Lagu ini tidak ditujukan hanya untuk anak-anak, tapi bisa dinikmati segala usia dengan pesan kuat tentang persatuan, keberagaman, dan kebanggaan terhadap negeri.
“Harapannya, Azura bisa terus merilis karya-karya serupa. Karena bakatnya akan semakin tajam jika terus diasah,” tutup Haris. (NVR)
