JAKARTA, AKURATNEWS.co – Presiden AS Donald Trum kembali berulah, setelah beberapa waktu lalu mengubah Selat Hormuz menjadi Selat Amerika, kini ia secara sepihak mengubah Danau Ontario menjadi Danau Amerika.

“Kami akan mengubah nama Danau Ontario menjadi Danau Amerika, berlaku segera. Perubahan nama danau ini sebenarnya adalah hal yang sudah lama saya pikirkan,” kata Trump.

Saat ditanya pesan apa yang ingin disampaikan ke Kanada, Trump langsung melontar kritik hubungan dagang negara itu dengan AS. Menurut dia, Kanada sudah lama memanfaatkan AS secara tak adil.

“Yah, mereka tak memperlakukan kita dengan baik. Para pejabat Kanada memperlakukan kita dengan sangat buruk. Mereka orang-orang jahat,” ujar Trump.

Langkah Trump itu muncul beberapa hari setelah negosiasi antara Amerika serikat dan Kanada gagal.

AS dan Kanada menetapkan 22 Agustus sebagai tenggat waktu demi menghindari pengenaan tarif dagang 50 persen terhadap barang-barang Kanada senilai 20 miliar dolar AS.

Tindakan penggantian nama secara sepihak oleh Trump tersebut langsung direspon opel Perdana Menteri Kanada Mark Carney.

Carney menegaskan Kanada dan seluruh warga negara ini akan selalu menyebut Danau Ontario.

“Kami tahu Amerika Serikat mengubahnya. Relasi dagang mereka, kebijakan luar negeri mereka, monumen nasional mereka, nama tempat danau-danau mereka,” kata Carney, seperti dilansir dari CNN Indonesia, Senin (31/).

“Perempuan dan laki-laki Kanada juga tahu hal itu tetap disebut sesuai namanya dan danau ini disebut Danau Ontario, hari ini dan selamanya,” tambah Carney.

Kepala Perdana Menteri Ontario Doug Ford juga menggemakan narasi Carney.

“Ini Danau Ontario bagi warga Kanada dan seluruh dunia. Sekarang dan selamanya,” imbas dia.

Sekitar 52 persen dari luas permukaan Danau Ontario diketahui berada di wilayah Kanada, sementara sisanya berada di New York./Ib.

By Editor1