JAKARTA, AKURATNEWS.co – Masih ingat dengan salah satu lagu hits legenda musik Indonesia, Chrisye bertajuk ‘Juwita’? Lagu ini kini mendapat sentuhan segar dalam genre musik Electronic Dance Music (EDM). Versi terbaru dari lagu ini kini dinyanyikan Sara Fajira, Nania Yusuf dan Lucky Octavian.
Lucky mengakui, awalnya ada kekhawatiran ketika harus berkolaborasi dengan Sara Fajira dan Nania Yusuf karena karakter vokal mereka berbeda. Namun, setelah melalui diskusi dan pemantapan konsep, hasilnya cukup memuaskan.
“Hentakan musiknya mengundang orang bergoyang. Meskipun awalnya ada ketidakpastian, kami berhasil menciptakan harmoni,” jelas Lucky di peluncuran album kompilasi KOLAGEN, yang didalamnya ada lagu ‘Juwita’, Senin (25/9).
Sedangkan Nania menceritakan, lagu ‘Juwita’ mulai digarap sejak awal 2020, sebelum pandemi Covid-19 melanda Indonesia. Lagu ini akhirnya tertahan cukup lama, lantaran menunggu waktu yang tepat untuk dirilis.
“Kami syuting video klipnya saat masa pandemi, masih menggunakan masker. Dua minggu yang lalu, Mas Seno memberi tahu kami bahwa ‘kami akan merilis ‘Juwita.’ Ketika saya lihat video klipnya, saya terkesan dengan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang membuat saya tampak cantik,” ujar Nania.
Lagu ‘Juwita’ sendiri adalah karya mendiang Yockie Suryo Prayogo dan Junaedi Salat. Meski ada protes dari generasi pendengar lama Chrisye ketika lagu ini diubah menjadi versi EDM, sang produser, Seno M Hardjo menjelaskan, aransemen musik yang diperbarui ini bertujuan agar lebih menjangkau generasi muda.
“Ada beberapa yang protes, terutama dari generasi pendengar lama Chrisye. Saya berpendapat jika aransemen musiknya tetap sama, bagaimana kita bisa memperkenalkannya kepada generasi muda?” ungkap Seno.
Dalam penggarapan lagu ini, ada kontribusi dari seorang sound engineer muda bernama Satrio Pratomo, dan proses mastering dilakukan di Sterling Sound, Amerika Serikat (AS) oleh Chris Gehringer, seorang insinyur suara terkemuka dalam genre EDM.
Selain single ‘Juwita’, album ‘KOLAGEN’ juga menampilkan kolaborasi antar-generasi musisi Indonesia. Album ini berisi sembilan lagu dari sejumlah musisi ternama dari berbagai generasi seperti ‘Come Closer’ (Teza Sumendra), ‘Di Antara Kata’ (Fariz RM), ‘Masa Kecilku’ (Payung Teduh, Pusakata, dan alm. Dian Pramana Poetra). (NVR)
