GAZA, AKURATNEWS.co – Militer Israel mengumumkan \21 tentaranya tewas di Jalur Gaza dalam sebuah serangan Hamas pada Senin (22/1).  Hal ini disebut menjadi hari paling menyakitkan bagi militer Israel sepanjang perang tiga bulan ini.

Dilansir dari AP, Selasa (23/1), juru bicara Pasukan Pertahanan Israel (IDF), Daniel Hagari mengatakan, pasukan cadangan sedang mempersiapkan bahan peledak untuk menghancurkan dua bangunan di Gaza tengah pada Senin ketika seorang milisi Hamas menembakkan granat berpeluncur roket ke sebuah tank di dekatnya.

Tembakan granat itu memicu ledakan hebat, menyebabkan kedua bangunan dua lantai itu runtuh menimpa tentara Israel di dalamnya.

Seperti diketahui, militer Israel melancarkan invasi ke Gaza setelah Hamas menyerang Israel selatan pada 7 Oktober yang menewaskan lebih dari 1.200 orang dan menculik sekitar 240 lainnya.

Invasi brutal militer Zionis telah menyebabkan kehancuran yang luas, membuat sekitar 85 persen  penduduk Gaza mengungsi dan menyebabkan lebih dari 25.000 warga Palestina tewas.

Menurut pejabat kesehatan di Gaza. PBB dan badan-badan bantuan internasional mengatakan pertempuran tersebut telah menimbulkan bencana kemanusiaan, dengan seperempat dari 2,3 juta penduduk di wilayah tersebut menghadapi kelaparan.  (NVR)

 

By Editor1