JAKARTA, AKURATNEWS.co – Dinamika politik Indonesia terus bergerak cepat menjelang Pilkada DKI Jakarta 2024. Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Partai NasDem telah membuat keputusan mengejutkan dengan meninggalkan dukungan terhadap Anies Baswedan, yang sebelumnya mereka usung dalam Pilpres 2024. Ketiga partai ini kini beralih mendukung pasangan Ridwan Kamil-Suswono untuk Pilkada DKI Jakarta 2024.

Ridwan Kamil, yang merupakan kader Partai Golkar akan berpasangan dengan Suswono, kader dari PKS. Keputusan ini diambil setelah ketiga partai tersebut bergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus bersama sembilan partai lainnya untuk mengusung pasangan Ridwan Kamil-Suswono. Langkah ini menjadi babak baru dalam konstelasi politik DKI Jakarta.

Sebelumnya, PKS, PKB, dan NasDem merupakan bagian dari koalisi yang mengusung pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dalam Pilpres 2024. Namun, pasangan ini mengalami kekalahan dari pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Meskipun kalah, ketiga partai pengusung Anies-Muhaimin justru mengalami peningkatan suara pada Pemilu 2024.

PKB, misalnya, berhasil meraih 16.115.655 suara atau sekitar 10,61 persen, meningkat dari 13,5 juta suara pada Pemilu 2019. PKS juga mencatat kenaikan suara menjadi 12.781.353 suara atau 8,42 persen, naik dari sekitar 11,4 juta suara pada Pemilu sebelumnya. NasDem pun mengalami peningkatan, dengan meraih 14.660.516 suara atau 9,65 persen, dibandingkan dengan sekitar 12,6 juta suara pada Pemilu 2019.

Sebelum memutuskan untuk mendukung Ridwan Kamil-Suswono, ketiga partai ini sempat hampir memberikan dukungan kepada Anies Baswedan untuk maju kembali sebagai calon gubernur DKI Jakarta pada Pilkada 2024. Bahkan, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS sudah mengumumkan rencana mendukung duet Anies-Sohibul Iman. PKB dan NasDem juga telah menyatakan dukungan mereka di tingkat provinsi.

Namun, kini dukungan tersebut telah beralih ke Ridwan Kamil-Suswono. Keputusan ini praktis menutup peluang Anies untuk maju sebagai calon gubernur DKI Jakarta, mengingat tidak ada partai lain yang memiliki kekuatan cukup untuk mengusung calon sendiri di Pilkada tersebut.

Meski telah beralih dukungan, PKS menegaskan bahwa hubungan mereka dengan Anies Baswedan tetap terjalin dengan baik. Suswono, calon wakil gubernur yang diusung oleh PKS, mengungkapkan keyakinannya bahwa DPP PKS telah berkomunikasi dengan Anies terkait keputusan ini.

“Saya yakin DPP pasti sudah berkomunikasi, dan ketika saya yang ditugaskan, itu pasti sudah dikomunikasikan,” ujar Suswono dalam konferensi pers usai deklarasi pasangan Ridwan Kamil-Suswono di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (19/8).

Dengan keputusan ini, Ridwan Kamil-Suswono kini menjadi salah satu pasangan kuat dalam kontestasi Pilkada DKI Jakarta 2024, dengan dukungan dari koalisi besar yang terdiri dari PKS, PKB, NasDem, dan sembilan partai lainnya. Anies Baswedan, yang sebelumnya menjadi salah satu tokoh sentral dalam politik Indonesia, harus menghadapi kenyataan bahwa peluangnya untuk kembali memimpin Jakarta semakin tipis. (NVR)

By Editor1