JAKARTA, AKURATNEWSS.co – Ungkap dugaan keterlibatan Direksi PT. Antam dalam Skandal Emas, Kejaksaan Agung periksa Branch Operation Manager Bank Mandiri Cabang Graha Rekso, Kelapa Gading, Jakarta Utara inisial SM.
Patut diduga, pemeriksaan ini terkait dugaan aliran dari dari sejumlah pengusaha (Pemilik Toko Emas) atas pelabelan 109 ton emas milik mereka dengan label Antam ?
“Semua terbuka kemungkinan itu. Apalagi ini menyangkut uang besar (pelabelan 109 ton emas, Red), ” kata Ketua Tim Advokasi Patriot Indonesia (TAPI) Iqbal D. Hutapea, Rabu (11/9).
Nyaris setiap perbuatan tindak pidana korupsi, uang hasil kejahatannya dibagi- bagi sesuai tingkat kewenangan pejabat atasan mereka.
“Maka dalam konteks ini, sangat beralasan bila tim penyidik mengejarnya. Selain untuk pemulihan keuangan negara, tentu dalam rangka penetapan tersangka baru, ” akhiri Iqbal.
Sampai kini, dalam perkara pelabelan 109 ton emas telah ditetapkan 13 orang tersangka, namun tanpa Direksi Antam (Aneka Tambang).
Jajaran Antam yang dijerat paling tinggi adalah General Manager (GM). Mereka hampir pasti tidak punya kewenangan untuk mengambil putusan terkait pelabelan 109 ton emas.
Sejauh ini, sejumlah Mantan Direksi dan Direksi Antam sudah berulang diperiksa, mulai Direktur Keuangan dan Manejemen Risiko (kini sudah mantan) Elisabeth RT. Siahaan.
Lainnya, Hari Widjajanto (Direktur Operasi Antam 2017) dan Direktur Operasi Antam HRT diduga Hartono.
ANTAM
Sebelumnya, Kapuspenkum Dr. Harli Siregar menjelaskan pemeriksaan SM dalam rangka memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan.
“Semua dilakukan dalam rangka membuat terang tindak pidana (cari tersangka baru, Red, ” terangnya, Selasa (9/9) malam.
Hal serupa dilakukan terhadap 3 orang saksi lain yang berasal dari PT. Antam yamg diperiksa secara terpisah.
Mereka terdiri, AH selaku Product Logistic Management Manager pada Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia (UBPP LM) PT. Antam.
Lalu, GAG (Operation Senior Manager) dan PWT (General Manager Logam Mulia Business periode April 2022 sampai saat ini). (ahi)
