MAKASSAR, AKURATNEWS.co – Aleta Pictures bersiap meluncurkan film terbaru bertajuk ‘Janci Mutaroe’, sebuah film komedi romantis yang dibintangi Amanda Lucson.
Setelah sukses membintangi berbagai FTV dan sinetron, Amanda akhirnya kembali ke layar lebar setelah sebelumnya bermain dalam ‘Rumah Kuntilanak’.
Dalam ‘Janci Mutaroe’, Amanda memerankan karakter utama bernama Rani, seorang perempuan berdarah campuran Makassar dan Belanda yang lahir dan besar di Makassar, Sulawesi Selatan.
Film yang dalam bahasa Bugis berarti “mengumbar janji” inj menyoroti kehidupan budaya Bugis-Makassar dengan premis cerita yang sangat relevan dengan kehidupan modern.
Film ini bercerita tentang Rani dan sahabatnya, Wawan, yang harus menghadapi tekanan dari keluarga mereka yang menginginkan keduanya segera menikah.
Kisah tersebut dikemas dalam balutan komedi romantis dengan sentuhan budaya lokal yang kental, menjadikannya unik di antara deretan film sejenis lainnya.
“Aku merasa sangat istimewa bisa memerankan Rani di Janci Mutaroe, karena cerita ini sangat dekat dengan budaya dan kehidupan di tanah kelahiranku. Di film ini, aku tidak hanya memerankan Rani, tapi benar-benar menjadi Rani yang tumbuh dengan budaya Makassar,” ungkap Amanda di Makassar, Kamis (26/9).
Amanda, yang juga dikenal lewat perannya sebagai Gentari dalam sinetron ‘Kembalinya Raden Kian Santang’ ini membawa misi penting dalam film ini.
“Melalui film ini, kami berupaya mengangkat budaya lokal ke level nasional, bahkan kalau bisa, internasional,” ucap Amanda.
Ari Dam, produser eksekutif film ini pun turut mengungkapkan kebanggaannya.
“Janci Mutaroe bukan hanya menggambarkan kehidupan di Makassar yang diisi suku Bugis dan Makassar, tetapi juga berbagai etnis lain seperti Toraja dan Mandar yang turut berperan penting dalam budaya kota ini,” jelas Ari.
‘Janci Mutaroe’ juga melibatkan Tisa TS, penulis skenario kenamaan Indonesia yang telah menulis puluhan skenario sukses. Nuansa lokal yang kental dalam cerita ini kemudian dieksekusi sutradara sekaligus produser Ibrahim Cambo yang memastikan bahwa budaya dan kehidupan di Makassar tampil seotentik mungkin.
Film ini dijadwalkan tayang di bioskop pada awal 2025. Namun, tanggal resmi perilisan masih akan diumumkan lebih lanjut.
‘Janci Mutaroe diharapkan menjadi salah satu film yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memperkenalkan kekayaan budaya Makassar ke audiens yang lebih luas.
Jadi, jangan lewatkan dan nantikan tayangnya film ini di bioskop kesayangan Anda! (NVR)
