JAKARTA, AKURATNEWS.co – Mantan vokalis band Nidji, Giring Ganesha yang baru saja diangkat sebagai Wakil Menteri  (Wamen) Kebudayaan di kabinet Prabowo-Gibran langsung kena kritik netizen.

Kritikan itu datang usai unggahan pertamanya di Instagram @giring usai dilantik menjadi wamen. Dalam unggahan yang menampilkan dirinya bersama Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, Giring membagikan momen pelantikan disertai caption, namun beberapa kesalahan penulisan dalam caption unggahannya inilah yang dikritik netizen.

Dalam unggahan tanggal 22 Oktober 2024 itu, Giring menulis, “Setelah pelantikan, saya langsung menyusul Pak Mentri @fadlizon ke kantor. Sampai disana kita langsung bersilaturahmi dengan beberapa jajaran staff yang menyambut dengan hangat.”

Sejumlah kesalahan penulisan dan tata bahasa dalam kalimat tersebut memancing salah satu pengguna Instagram, @rimimachine untuk mengoreksi unggahan Giring agar sesuai dengan Ejaan yang Disempurnakan (EYD).

Netizen tersebut menuliskan, “Setelah pelantikan, (beri koma) saya langsung menyusul Pak Menteri (bukan Mentri) ke kantor. Sampai di sana (di-nya dipisah), (beri koma) kami (jangan ‘kita’, karena formal) langsung bersilaturahmi dengan beberapa jajaran staf (F-nya satu, bukan staff) yang menyambut dengan hangat.”

Akun @rimimachine menambahkan, “Menulis adalah bagian dari budaya. Mari mulai meluruskan langkah dari yang paling kecil.”

Giring sendiri langsung merespons komentar tersebut dengan menuliskan kalimat menggunakan bahasa Inggris.

“Done ya. Thank you so much inputnya.” cuit Giring seraya merevisi unggahannya berdasarkan masukan yang diberikan.

Meski unggahannya sudah diperbaiki, netizen tetap memberikan masukan di postingan-postingan Giring berikutnya, termasuk saat ia menghadiri acara Festival Budaya Panji 2024.

Beberapa warganet menyarankan Giring untuk mempelajari kaidah EYD lebih mendalam, bahkan mengusulkan agar ia merekrut copywriter profesional untuk membantu mengelola unggahan media sosialnya. (NVR)

By Editor1