JAKARTA, AKURATNEWS.co – Produsen mobil China, PT Jetour Motor Indonesia menegaskan komitmen untuk fokus pada perakitan kendaraan di Indonesia sebagai respons terhadap rencana kenaikan pajak pertambahan nilai (PPN) menjadi 12% yang akan berlaku mulai Januari 2025.

“Kami tidak membawa mobil CBU ke sini karena pajaknya sangat tinggi. Sebagai gantinya, kami memilih untuk menghadirkan mobil CKD yang dirakit di Indonesia,” ujar Wakil Presiden Jetour International Kevin Xu Haifeng dikutip dari Antara, Minggu (17/11/2024).

Kevin menjelaskan, keputusan untuk menghadirkan kendaraan dalam bentuk CKD di Indonesia diambil sebagai tanggapan atas regulasi pemerintah yang mengenakan pajak tinggi pada kendaraan CBU yang diimpor dalam kondisi utuh.

Keputusan ini juga menunjukkan dukungan Jetour terhadap pengembangan industri otomotif dalam negeri. Dua model andalan perusahaan, yaitu Jetour Dashing dan X70 Plus, telah diproduksi secara CKD di Indonesia sejak Oktober 2024.

“Langkah ini merupakan bagian dari strategi kami untuk menyesuaikan diri dengan aturan yang berlaku dan mengurangi dampak dari pajak yang tinggi,” tambahnya.

Lebih lanjut, Kevin menekankan bahwa produksi kendaraan secara lokal tidak hanya bertujuan untuk mengurangi biaya pajak, tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi perekonomian nasional dengan menciptakan lebih banyak lapangan kerja bagi masyarakat Indonesia.

Perakitan dalam negeri diharapkan mampu membuka peluang kerja lebih luas, terutama di sektor otomotif, serta menghasilkan produk yang lebih terjangkau bagi konsumen lokal.

Jetour juga berharap langkah strategis ini dapat mendorong pertumbuhan industri otomotif Indonesia sekaligus menciptakan ekosistem bisnis yang lebih berkelanjutan di masa depan.

“Kami berkomitmen untuk memberikan kontribusi lebih besar bagi industri otomotif Indonesia dengan memperluas peluang kerja dan mendukung pembangunan ekonomi melalui produksi lokal,” pungkasnya./Teg.

By Editor1