JAKARTA, AKURATNEWS.co – Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta telah menyelesaikan rekapitulasi suara Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta 2024 pada Kamis (5/12).
Berdasarkan hasil akhir, pasangan calon (paslon) nomor urut 3, Pramono Anung dan Rano Karno, berhasil unggul dengan perolehan suara mayoritas sebesar 50,07 persen.
Pasangan yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini meraih total 2.183.239 suara, mengungguli dua pasangan lainnya. Ridwan Kamil dan Suswono, paslon nomor urut 1, berada di posisi kedua dengan perolehan 1.718.160 suara atau sekitar 39,40 persen, sementara paslon nomor urut 2, Dharma Pongrekun dan Kun Wardana, meraih 459.230 suara atau 10,53 persen.
Hasil rekapitulasi ini menunjukkan bahwa pasangan Pramono-Rano unggul di seluruh enam wilayah administrasi, termasuk Kepulauan Seribu. Mereka bahkan mencatatkan perolehan suara lebih dari 50 persen di wilayah strategis seperti Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, Kepulauan Seribu, dan Jakarta Barat.
Berikut rincian hasil suara berdasarkan wilayah:
1. Kepulauan Seribu (41 TPS):
Pramono-Rano: 7.456 suara
Ridwan-Suswono: 6.578 suara
Dharma-Kun: 653 suara
Tingkat partisipasi: 72,55%
2. Jakarta Barat (3.452 TPS):
Pramono-Rano: 500.738 suara
Ridwan-Suswono: 386.880 suara
Dharma-Kun: 109.457 suara
Tingkat partisipasi: 56,01%
3. Jakarta Selatan (3.270 TPS):
Pramono-Rano: 491.017 suara
Ridwan-Suswono: 375.391 suara
Dharma-Kun: 90.294 suara
Tingkat partisipasi: 59,84%
4. Jakarta Timur (4.144 TPS):
Pramono-Rano: 635.170 suara
Ridwan-Suswono: 535.613 suara
Dharma-Kun: 136.935 suara
Tingkat partisipasi: 60,04%
5. Jakarta Utara (2.386 TPS):
Pramono-Rano: 328.486 suara
Ridwan-Suswono: 261.463 suara
Dharma-Kun: 77.026 suara
Tingkat partisipasi: 53,01%
6. Jakarta Pusat (1.542 TPS):
Pramono-Rano: 220.372 suara
Ridwan-Suswono: 152.235 suara
Dharma-Kun: 44.865 suara
Tingkat partisipasi: 56,01%
Dari total 8.214.007 daftar pemilih tetap (DPT), hanya 4.724.393 orang yang menggunakan hak pilihnya, dengan suara sah mencapai 4.360.629 suara dan suara tidak sah sebanyak 363.764 suara. Tingkat partisipasi pemilih hanya mencapai 57,52 persen, menurun dibandingkan Pilgub sebelumnya.
Hasil rekapitulasi ini masih akan ditetapkan secara resmi oleh KPU DKI Jakarta melalui rapat pleno yang dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat. Meski demikian, kubu paslon nomor 1, Ridwan Kamil-Suswono, telah mengajukan keberatan dan melaporkan KPU DKI ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) terkait dugaan ketidakberesan dalam pelaksanaan Pilkada.
Dalam pidato singkatnya, Pramono Anung menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Jakarta yang telah memberikan kepercayaan kepadanya dan Rano Karno.
“Kemenangan ini adalah amanah yang akan kami jalankan dengan sebaik-baiknya demi mewujudkan Jakarta yang lebih maju dan humanis,” ujar Pramono di posko pemenangan.
Rano Karno menambahkan, pihaknya siap mendengar aspirasi seluruh warga, termasuk mereka yang memilih kandidat lain.
“Jakarta ini milik semua, bukan hanya pendukung kami. Kami akan merangkul semua elemen masyarakat,” katanya.
Meskipun unggul, pasangan Pramono-Rano dihadapkan pada tantangan besar, seperti menurunnya tingkat partisipasi pemilih dan kritik terhadap program kerja yang mereka tawarkan. Selain itu, dinamika politik pasca-pemilu juga diprediksi akan menjadi ujian tersendiri bagi pasangan ini dalam mewujudkan visi Jakarta yang inklusif dan berdaya saing global. (NVR)
