JAKARTA, AKURATNEWS.co – Nama pakar kecantikan anti aging Indonesia Dokter Ayu Widyaningrum, MM, Master of AAMS seperti sudah menjadi jaminan untuk mendapatkan berbagai penghargaan demi penghargaan.

Usai mendapatkan penghargaan pada IMM Asia Awards 2023 di Singapura, kemudian penghargaan The Winner Beauty Clinic, Best Inspiring & Creativity Women Award 2024, dan Excellence Clinic Awards Customer Choice 2024, kali ini ia kembali  meraih 2 penghargaan sekaligus di bidang sosial dari Yayasan Miss Indonesia dan Majalah Highend.

“Alhamdulillah, malam ini saya menerima 2 penghargaan dari MNC Group,  yaitu dari  Yayasan Miss Indonesia dan yang satu lagi  dari Highend Magazine dengan mendapat penghargaan Social Preneur Award 2024,” kata dr. Ayu, usai menerima penghargaan di  Studio RCTI, Kebun Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (10/12/2024).

Pemilik Widya Aesthetic Clinic di Banjarmasin  ini mengaku bangga atas penghargaan yang didapatnya. Karena  kegiatan sosial yang dilakukan  bersama ribuan anak yatim dan anak-anak kanker selama ini diapresiasi oleh MNC Group.

“ Saya berharap dengan penghargaan ini bisa memicu atau menginspirasi orang-orang di luar sana untuk berlomba-lomba melakukan tindakan sosial yang bisa bermanfaat untuk orang banyak” klanjut dr. Ayu.

Menurutnya, kegiatan sosial yang dilakukannya bukan baru kali ini saja, tetapi sudah tertanam sejak kecil yang diajarkan oleh orang tuanya, dan menjadi sebuah rutinitas yang terus dilakukan bersama keluarga dan orang tuanya.

“Saya sudah memulai pekerjaan ini sejak tahun 2017. Awalnya berbagi dengan 200 anak yatim,  saat ini Alhamdulillah ssudah mencapai 3000-an anak yatim di sekitar kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Semoga untuk tahun 2025 mendatang bisa mencapai puluhan ribu” ungkapnya.

Lebih lanjut dr. Ayu menambahkan bahwa penghargaan kali ini beda dengan penghargaan-penghargaan sebelimnya. Jika penghargaan sebelumnya selalu berhubungan dengan profesinya sebagai ahli kecantikan, tetapi kali ini dalam hal sosial kemasyarakatan.

“Saya merasa harus memulai kegiatan berbagi semacam ini, kita tidak tau umur kita sampai kapan. Kita harus mulai memikirkan soal akhirat, kalau soal dunia Allah sudah memberi saya cukup, bahkan lebih,” lanjut dr. Ayu.

Dengan kegiatan sosial yang dilakukannya, dr. Ayu mengaku dampaknya banyak sekali kemudahan-kemudahan yang diberikan oleh Allah dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Termasuk saat dirinya melaksanakan umrah.

” Salah satu contohnya ketika saya umroh, saya berdoa adar bisa mencium hajar Aswad tanpa harus berdesak-desakan, Alhamdulillah itu terjadi. Saya seperti dipanggil dan diberi jalan oleh seorang laki-laki ngganteng untuk segera mencium Hajar Aswad tanpa harus bersusah payah desak-desakan,” tutup dr. Ayu Widyaningrum./Ib.

By Editor1