DEPOK, AKURATNEWS.co – Di saat harga makanan terus naik, aktor sekaligus pengusaha Teuku Wisnu justru melawan arus.
Ia membuka rumah makan ‘Rindu Ndeso’ di Depok dengan konsep nyaris tak masuk akal: makan prasmanan sepuasnya cukup bayar Rp6.500.
Langkah ini bukan sekadar ekspansi bisnis F&B. Suami Shireen Sungkar itu mengaku sengaja bikin rumah makan sosial untuk bantu warga yang daya belinya tertekan akibat kondisi ekonomi yang sedang sulit.
“Tujuan saya buka Rindu Ndeso karena melihat keadaan sekitar di tengah ekonomi yang sedang sulit. Bisa jadi banyak masyarakat kesulitan daya belinya. Karena itu, dengan uang hanya Rp6.500 sudah bisa makan sepuasnya: nasi, aneka sayur, lalapan, dan sambal ambil sendiri karena konsepnya prasmanan,” kata Teuku Wisnu, Rabu (10/6).
Teuku Wisnu menegaskan harga murah bukan berarti asal-asalan. Rasa jadi perhatian utama agar cocok buat semua umur.
“Bukan hanya puas dari porsi dan harga, tapi kami juga memperhatikan rasa masakan yang memang kami siapkan untuk rasa terbaik dan disukai bapak-bapak, ibu-ibu, anak-anak remaja sampai anak-anak,” lanjutnya.
Pemeran Farel di sinetron ‘Cinta Fitri’ itu berharap harga Rp6.500 bikin masyarakat tak sungkan datang.
“Yang penting masyarakat bisa makan sepuasnya. Kami sediakan menu banyak dan nasi InsyaAllah siap untuk porsi yang cukup banyak,” ujarnya.
Rindu Ndeso tak cuma jual murah. Tempatnya dibuat luas, teduh, adem, dan nyaman. Kebersihan jadi prioritas. Bahkan pengelola sudah menyiapkan masjid buat pengunjung yang mau ibadah.
“Standar pelayanan tidak kalah sama rumah makan besar ya. Sudah kami pikirkan. Tempat luas, nyaman, bikin betah. Masjid untuk ibadah juga kami siapkan. InsayaAllah Rindu Ndeso jadi tempat silaturahim yang baik untuk semua orang,” harapnya.
Teuku Wisnu memang dikenal aktif sebagai konten kreator dan pengusaha. Portofolionya luas: fashion, travel, emas, herbal, padel, playground, sampai F&B. Semua aktivitas bisnisnya ia bagikan lewat akun @bisnispaktw yang punya pengikut besar.
Dengan Rindu Ndeso, ia kembali menunjukkan model bisnis yang tak hanya cari untung, tapi juga baca situasi ekonomi rakyat.
“Saya ajak masyarakat makan bersama dengan hanya menyiapkan uang Rp6.500 saja,” ajaknya.
Rumah makan ini resmi buka dan langsung jadi perbincangan warga Depok. Di tengah harga nasi padang yang tembus Rp25 ribu, konsep “makan sepuasnya Rp6.500” milik Teuku Wisnu terasa seperti oase. (NVR)
