BALIKPAPAN, AKURATNEWS.co – Brigadir Jenderal (Brigjen) Endar Priantoro resmi dilantik sebagai Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalimantan Timur (Kaltim), Senin (24/3).
Upacara pelantikan digelar di Markas Polda Kalimantan Timur, Sepinggan, Balikpapan dan dihadiri jajaran pejabat kepolisian serta perwakilan pemerintah daerah.
Pelantikan Brigjen Endar Priantoro sebagai Kapolda Kaltim tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/488/III/KEP./2025 yang diterbitkan pada 13 Maret 2025.
Sebelumnya, Endar menjabat sebagai Direktur Penyelidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), sebuah posisi strategis dalam upaya pemberantasan tindak pidana korupsi di Indonesia.
Dalam pernyataan perdananya sebagai Kapolda Kaltim, pria kelahiran Banyumas, 30 Juni 1973 ini menegaskan bahwa ia akan membawa semangat Polisi ETAM (Empati, Terampil, Akomodatif, Mulia) di wilayah Kalimantan Timur.
“Saya akan mengusung jargon Polisi ETAM di wilayah Polda Kalimantan Timur sebagai bentuk komitmen dalam menghadirkan kepolisian yang profesional dan dekat dengan masyarakat,” ujar Brigjen Endar kepada awak media.
Sebagai lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1994, Endar menegaskan bahwa salah satu prioritas utamanya adalah membangun citra kepolisian yang lebih humanis dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Kami ingin mewujudkan kepolisian yang lebih dekat dengan masyarakat, profesional, dan humanis dalam menjalankan tugas,” tambahnya.
Selain itu, Brigjen Endar juga menegaskan kesiapan Polda Kaltim dalam mendukung program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, khususnya dalam hal pengamanan proyek strategis nasional di wilayah Kalimantan Timur, termasuk pembangunan Ibukota Nusantara (IKN).
“Kami di jajaran Polda Kaltim siap mendukung penuh program pemerintah, termasuk dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah IKN serta memastikan setiap kebijakan pembangunan berjalan lancar,” pungkasnya.
Dengan kepemimpinan Brigjen Endar, Polda Kaltim pun diharapkan dapat semakin berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban, terutama di tengah percepatan pembangunan Kalimantan Timur sebagai pusat pemerintahan baru Indonesia. (NVR)
