JAKARTA, AKURATNEWS.co – Tapak Suci Putera Muhammadiyah kian memantapkan langkahnya di kancah nasional dan internasional. Dalam Sidang Pleno Pimpinan Pusat Tapak Suci yang berlangsung di Kota Gede, Yogyakarta, pada 18-19 April 2025, sejumlah keputusan strategis diambil, termasuk persiapan Kejuaraan Dunia Tapak Suci di Malang dan penetapan Pimpinan Wilayah Jawa Tengah sebagai tuan rumah Muktamar Tapak Suci pada akhir tahun 2025.
Sidang Pleno Pimpinan Pusat (PP) Tapak Suci yang digelar baru-baru ini menghasilkan sejumlah keputusan strategis untuk masa depan organisasi bela diri berlambang perisai merah ini. Salah satu pembahasan penting adalah persiapan Kejuaraan Dunia Tapak Suci yang rencananya akan digelar di Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur. Ajang prestisius ini dijadwalkan berlangsung dari tanggal 31 Juli hingga 4 Agustus 2025, dan diharapkan menjadi perhelatan akbar yang mempertemukan pesilat Tapak Suci dari berbagai negara.
Kejuaraan Dunia ini tidak hanya menjadi arena pembuktian kemampuan teknis para pendekar Tapak Suci, tetapi juga menjadi ajang memperkokoh persaudaraan internasional, memperkenalkan nilai-nilai Tapak Suci yang berbasis pada keimanan dan akhlak mulia, serta mengukuhkan eksistensi Tapak Suci di mata dunia.
“Dengan iman dan akhlaq kita menjadi kuat. Tanpa iman dan akhlaq kita menjadi lemah,” demikian pesan yang ditekankan dalam Sidang Pleno, menegaskan filosofi dasar yang selalu mengiringi gerak langkah Tapak Suci.
Selain itu, Sidang Pleno juga menetapkan bahwa Pimpinan Wilayah (Pimwil) Tapak Suci Jawa Tengah akan menjadi tuan rumah Muktamar Tapak Suci berikutnya. Muktamar ini dijadwalkan berlangsung pada akhir tahun 2025, meskipun waktu dan tempat definitif akan diumumkan kemudian setelah mempertimbangkan kesiapan teknis dan koordinasi lebih lanjut.
Muktamar Tapak Suci merupakan momentum penting untuk melakukan evaluasi perjalanan organisasi, menyusun strategi masa depan, serta memperkuat konsolidasi kader dan pimpinan dari seluruh Indonesia dan mancanegara. Melalui forum ini, Tapak Suci diharapkan semakin adaptif menghadapi perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri sebagai Perguruan Silat yang berbasis nilai-nilai Islam.
Keputusan ini merupakan bagian dari upaya berkesinambungan PP Tapak Suci dalam membangun tata kelola organisasi yang kuat, modern, dan berorientasi global. Dengan dukungan penuh dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah melalui Lembaga Pengembangan Olahraga, Tapak Suci menunjukkan keseriusannya tidak hanya dalam pengembangan prestasi olahraga, tetapi juga dalam pembentukan karakter dan spiritualitas anggotanya.
Tapak Suci, yang berdiri sejak 31 Juli 1963, terus berkomitmen membina kader-kader muda yang tangguh secara fisik dan kokoh secara spiritual. Kedua agenda besar yang telah dirancang ini menjadi bukti nyata kesungguhan organisasi untuk menatap masa depan dengan penuh optimisme, tetap berpegang pada prinsip iman, ilmu, dan amal.
Dengan semangat kolaborasi dan pengabdian, keluarga besar Tapak Suci optimistis bahwa Kejuaraan Dunia dan Muktamar nanti akan menjadi tonggak penting bagi pertumbuhan dan kejayaan perguruan yang telah menorehkan banyak prestasi ini./Teg.
