JAKARTA, AKURATNEWS.co  – PT Hyundai Motor Indonesia (HMID) mengumumkan program penarikan kembali (recall) yang melibatkan sejumlah kendaraan listrik di tanah air.

Langkah ini diambil disebabkan adanya pembaruan sistem perangkat lunak dari komponen Integrated Charge Control Unit (ICCU) pada lini kendaraan listrik (EV) yang dikatakan dapat meningkatkan kualitas pengisian baterai agar lebih optimal.

Chief Operating Officer PT HMID, Fransiscus Soerjopranoto mengatakan ini merupakan wujud komitmen pihaknya dalam menawarkan pengalaman berkendara yang aman dan nyaman bagi pemilik EV Hyundai di seluruh Indonesia.

“Kami akan terus memantau proses secara intensif untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pelanggan tetap terjaga selama pembaruan software pada komponen ICCU berlangsung,” kata Frans dalam pernyataan resmi, Sabtu, 10 Mei.

Penarikan kembali tersebut melibatkan sejumlah model yang terdaftar dalam Vehicle Identification Number (VIN) Hyundai Global, seperti Ioniq 5, Ioniq 6, dan Genesis Electrified G80.

Pemilik kendaraan yang terdampak dihimbau untuk membawa mobilnya ke jaringan dealer resmi Hyundai terdekat untuk melakukan pemeriksaan secara menyeluruh.

Teknisi akan melakukan pengecekan hingga pengerjaan yang hanya berlangsung sekitar kurang lebih 20 menit dan dilakukan secara gratis.

Perusahaan telah memberitahu persoalan ini kepada pemilik Ioniq 5, Ioniq 6, dan Genesis Electrified G80 untuk melakukan pembaruan ICCU di jaringan dealer terdekat.

Untuk informasi lebih lanjut, pemilik kendaraan dapat menghubungi Hyundai Call Center di 0 800 1 878 878 (bebas pulsa) yang tersedia 24 jam./Ib. Foto: Dok Hyundai.

By Editor1