JAKARTA, AKURATNEWS.co – Nama besar Virgiawan Listanto atau yang lebih dikenal sebagai Iwan Fals kembali menorehkan prestasi bergengsi.

Dalam ajang Penghargaan Achmad Bakrie XXI 2025, musisi legendaris Indonesia itu dinobatkan sebagai penerima penghargaan di kategori Seni dan Budaya.

Acara yang digelar di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, pada 27 Agustus 2025 tersebut menjadi momentum penting, karena untuk pertama kalinya Bakrie Award menempatkan karya musik sebagai bentuk kontribusi budaya yang setara dengan sains, kesehatan, hingga pemikiran sosial.

Iwan Fals sendiri dinilai layak menerima penghargaan karena konsistensinya selama lebih dari empat dekade dalam menciptakan karya yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memotret realitas sosial. Lagu-lagu seperti ‘Bento’, ‘Wakil Rakyat’ hingga ‘Ibu’ kerap disebut sebagai suara hati masyarakat dari berbagai generasi.

“Iwan Fals adalah maestro yang mengubah lirik dan musik menjadi refleksi nurani publik. Karyanya bukan sekadar hiburan, tetapi kritik sosial yang membangun kesadaran bangsa,” ujar Aninditha Anestya Bakrie, Ketua Panitia Penghargaan Achmad Bakrie XXI 2025 di Jakarta (19/8).

Penghargaan Achmad Bakrie sendiri telah berlangsung sejak 2003 dan menjadi salah satu ajang apresiasi paling bergengsi bagi tokoh bangsa.

Tahun ini, selain Iwan Fals, penghargaan juga diberikan kepada dr. Tjandra Yoga Aditama (kesehatan), Muhammad Chatib Basri (pemikiran sosial), Adi Rahman Adiwoso (sains dan teknologi), serta Saparinah Sadli (lifetime achievement).

Bagi banyak pihak, terpilihnya Iwan Fals membawa pesan bahwa seni memiliki peran strategis dalam membentuk kesadaran kolektif. Musiknya telah menjadi ruang refleksi masyarakat terhadap isu politik, ekonomi, dan sosial sejak era 1980-an hingga kini.

“Lewat lagunya, Iwan Fals mengajarkan kita untuk jujur melihat kondisi bangsa. Ia mengingatkan bahwa seni adalah suara nurani, dan nurani itu tidak pernah lekang oleh waktu,” imbuh Sofia W. Alisjahbana, Ketua Dewan Juri yang juga Rektor Universitas Bakrie.

Malam penganugerahan Bakrie Award 2025 akan dipandu oleh Andromeda Mercury dan Maria Assegaf, dengan penampilan spesial dari musisi lintas generasi seperti Segara Banyu Bening, Adera, Uap Widya, Ebiet G. Ade, hingga iringan Magenta Orchestra.

Tak sedikit pengamat menyebut, penghargaan untuk Iwan Fals ini sekaligus menjadi bentuk penegasan bahwa musik adalah kekuatan budaya yang mampu menyatukan bangsa.

“Bangsa ini perlu teladan yang menginspirasi. Dan Iwan Fals adalah contoh nyata bagaimana karya seni bisa hidup abadi di hati rakyat,” tutup Aninditha Bakrie. (NVR)

By editor2