JAKARTA, AKURATNEWS.co – Pemerintah Spanyol dan pimpinan Uni Eropa menyuarakan keprihatinan atas serangan militer Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran, serta menyerukan penahanan diri guna mencegah konflik meluas.

Menteri Luar Negeri Spanyol José Manuel Albares menegaskan pentingnya penghormatan terhadap hukum internasional di tengah situasi yang semakin tegang.

“Kekerasan hanya akan membawa kekacauan. Deeskalasi dan dialog adalah jalan menuju perdamaian dan stabilitas,” tulis Albares dikutip dari Euronews, Sabtu (28/2/2026).

Ia memastikan seluruh kedutaan besar Spanyol di kawasan Timur Tengah tetap beroperasi untuk melayani warga negaranya.

Di tingkat Uni Eropa, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen dan Presiden Dewan Eropa Antonio Costa dalam pernyataan bersama menyebut perkembangan di Iran sebagai hal sangat mengkhawatirkan.

“Kami menyerukan kepada semua pihak untuk menahan diri secara maksimal, melindungi warga sipil, dan sepenuhnya menghormati hukum internasional,” tulis keduanya.

Sementara itu, Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Kaja Kallas menggambarkan situasi sebagai berbahaya, tetapi tetap menegaskan perlindungan warga sipil dan hukum humaniter internasional harus menjadi prioritas utama.

Uni Eropa juga menyatakan pasukan angkatan lautnya di Laut Merah tetap dalam status siaga untuk menjaga jalur maritim tetap terbuka.

Blok tersebut sebelumnya telah menjatuhkan berbagai sanksi terhadap Iran terkait isu hak asasi manusia, program nuklir, serta dukungan militer terhadap Rusia.

Dengan meningkatnya ketegangan, Uni Eropa menegaskan komitmen untuk menjaga stabilitas regional sekaligus mendorong solusi diplomatik guna mencegah konflik berkembang menjadi krisis internasional yang lebih luas./Ib. Foto: Istimewa.

By Editor1