JAKARTA, AKURATNEWS.co –  Dalam Islam Allah takut jika kita melakukan perbuatan syirik kecil. Apa yang dimaksud dengan syirik kecil itu?.

Rasulullah ﷺ bersabda:

إِنَّ أَخْوَفَ مَا أَخَافُ عَلَيْكُمُ الشِّرْكُ الأَصْغَرُ
“Sesungguhnya yang paling aku takutkan atas kalian adalah syirik kecil.”

Para sahabat bertanya, “Apakah syirik kecil itu, wahai Rasulullah?” Beliau menjawab:
الرِّيَاءُ “Riya.” (HR. Ahmad, no. 23630)

Di era media sosial ini, kita mudah tergoda untuk memamerkan amalan. Setiap tilawah kita unggah, setiap sedekah kita abadikan, setiap tahajud kita pamerkan dalam status.

Seolah ingin berkata kepada dunia, “Lihatlah, aku orang yang taat.” Tapi sadarkah kita? Jika niatnya hanya untuk mendapatkan pujian manusia, maka jangan harap ada pahala di sisi Allah.

Riya itu ibarat rayap yang memakan kayu dari dalam. Ia menghancurkan amalan tanpa kita sadari. Kita merasa sudah beribadah, padahal yang tersisa hanyalah puing-puing kesia-siaan.

Betapa rugi jika di akhirat nanti, semua ibadah kita tidak bernilai di hadapan Allah karena niat kita bercampur dengan ingin dipuji manusia.

Maka marilah kita muhasabah diri. Jika ingin berbagi kebaikan di media sosial, tanyakan dulu pada hati, “Apakah ini untuk Allah atau untuk sekadar mendapat like dan komentar?”

Jika masih ada sedikit saja keinginan untuk dipuji, lebih baik kita simpan amalan itu sebagai rahasia antara kita dan Allah.

Karena sesungguhnya, amal yang paling Allah cintai adalah yang dilakukan dengan ikhlas, meskipun tanpa seorang pun mengetahuinya./Ib

By Editor1