JAKARTA, AKURATNEWS.co – Seorang pemimpin Yahudi Ortodoks Palestina, Rabbi Elhanan Beck, menyampaikan orasinya tentang hubungan Muslim–Yahudi. Ia menjelaskan bahwa kedua komunitas tersebut memiliki sejarah panjang sejak kemunculan Islam pada abad ke-7.
Pada masa Zaman Keemasan Islam, orang Yahudi dan Muslim saling mendukung dalam berbagai bidang seperti sains, matematika, sastra, filsafat, dan kedokteran, menciptakan fondasi peradaban yang maju dan inklusif.
Sebelum kekuatan kolonial Eropa memecah belah masyarakat berdasarkan agama dan etnis, orang Yahudi, Kristen, dan Muslim hidup berdampingan di Palestina dan banyak wilayah lainnya.
Beck menegaskan bahwa Yahudi dan Muslim telah hidup berdampingan selama berabad-abad, dan harmoni itu bukan hanya sejarah, tetapi juga sesuatu yang tetap dapat dilanjutkan.
Ia menambahkan bahwa di negara-negara mayoritas Muslim seperti Iran, orang Yahudi diakui sebagai warga negara dengan tempat ibadah dan sekolah yang dilindungi.
Komunitas Yahudi di Irak dan Yaman pun memiliki sinagoge-sinagoge yang termasuk tertua di dunia.
Menurut Beck, justru Israel adalah penghinaan terbesar terhadap orang Yahudi dan Yudaisme, karena Zionisme dianggap bertentangan dengan ajaran Taurat dan merusak hubungan antarumat beragama./Ib.
