JAKARTA, AKURATNEWS.co – Perang Iran Vs Amerika Serikat dan Israel berdampak luas bagi dunia, termasuk Spanyol. Sejak perang pecah Pemerintah Spanyol telah menutup Kedutaanya di Teheran, Iran.
Kini Pemerintah Spanyol memutuskan membuka kembali kedutaannya di Teheran setelah tercapainya kesepakatan gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran.
Menteri Luar Negeri Spanyol Jose Manuel Albares menyatakan telah menginstruksikan Duta Besar Spanyol untuk Iran Antonio Sanchez-Benedito, untuk kembali menjalankan tugas diplomatik di Teheran.
Langkah ini diambil setelah kedutaan sempat ditutup sementara sejak 7 Maret 2026 akibat meningkatnya ketegangan di kawasan.
Albares menyebut keputusan tersebut sebagai respons terhadap situasi baru setelah adanya kesepakatan gencatan senjata selama dua pekan. Ia juga telah berkomunikasi dengan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi guna menyampaikan rencana pembukaan kembali kedutaan.
Menurutnya, langkah ini merupakan bentuk komitmen Spanyol dalam mendukung upaya perdamaian di kawasan.
Selain Iran, Albares turut berdialog dengan sejumlah negara di Timur Tengah, seperti Oman, Qatar, Bahrain, Kuwait, dan Lebanon.
Dalam pembicaraan dengan Menteri Luar Negeri Lebanon, Youssef Raggi, ia menyampaikan keprihatinan atas situasi konflik yang terjadi dan menegaskan dukungan terhadap stabilitas kawasan.
Menanggapi laporan media mengenai kemungkinan penutupan pangkalan militer AS di negara yang tidak mendukung kebijakannya, Albares mengaku belum menerima informasi resmi.
Ia memastikan komunikasi dengan Washington terkait penggunaan pangkalan udara di Spanyol tetap berjalan normal.
Sebelumnya, Amerika Serikat dan Iran sepakat melakukan gencatan senjata selama dua pekan sebagai langkah awal menuju kesepakatan damai.
Kesepakatan ini diharapkan membuka jalan bagi penghentian konflik yang telah menimbulkan korban jiwa sejak akhir Februari./Ib.
