BEKASI, AKURATNEWS.co – Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Endin Samsudin resmi membuka peringatan World Hearing Day 2026 sekaligus meluncurkan program Sekolah Peduli Pendengaran di SMPN 1 Cikarang Selatan, Sabtu (11/04/2026). Kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kesadaran pentingnya kesehatan pendengaran di kalangan pelajar.

Acara tersebut dirangkaikan dengan skrining pendengaran bagi siswa sebagai upaya deteksi dini gangguan pendengaran. Program ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari tenaga kesehatan, guru, hingga siswa sebagai bagian dari edukasi kesehatan yang komprehensif.

Dalam sambutannya, Endin Samsudin menegaskan bahwa kesehatan pendengaran sering kali terabaikan, padahal memiliki peran krusial dalam mendukung proses belajar dan interaksi sosial anak.

“Gangguan pendengaran yang tidak terdeteksi sejak dini dapat berdampak pada prestasi akademik, perkembangan psikologis, hingga kualitas hidup anak di masa depan. Oleh karena itu, kegiatan skrining pendengaran di lingkungan sekolah merupakan langkah preventif yang sangat strategis,” ujarnya.

Ia menambahkan, peluncuran Sekolah Peduli Pendengaran merupakan bentuk inovasi kolaboratif yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah hingga masyarakat.

“Ini adalah bukti nyata komitmen bersama dalam memastikan generasi muda Kabupaten Bekasi tumbuh sehat, cerdas, dan siap menghadapi masa depan,” tambahnya.

Menurut Endin, sekolah tidak hanya berfungsi sebagai tempat belajar, tetapi juga harus menjadi lingkungan yang mendukung kesehatan dan tumbuh kembang siswa secara menyeluruh.

“Menjaga kesehatan adalah investasi jangka panjang bagi masa depan. Kami berharap program ini menjadi gerakan berkelanjutan yang berdampak luas,” katanya.

Selain skrining, kegiatan ini juga diisi dengan edukasi kesehatan, pemeriksaan telinga, serta sosialisasi pentingnya menjaga kebersihan organ pendengaran. Para siswa diberikan pemahaman mengenai cara merawat kesehatan telinga dalam kehidupan sehari-hari.

Program ini diharapkan dapat diperluas ke lebih banyak sekolah di Kabupaten Bekasi sebagai bagian dari upaya preventif dalam menekan angka gangguan pendengaran sejak usia dini.

Pemerintah Kabupaten Bekasi pun menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program kesehatan masyarakat, guna menciptakan generasi yang sehat, unggul, dan berkualitas di masa mendatang./Teg.

By Editor1