JAKARTA, AKURATNEWS.co – Di tengah gempuran musik Artificial Intelegence (AI) yang bisa membuat lagu cuma lewat sekali klik, penyanyi senior Ervinna menanggapinya dengan santai.

Penyanyi senior yang dua tahun lalu memecahkan Rekor MURI sebagai Penyanyi Pop dengan Bahasa Terbanyak ini bilang, panggung live music tetap tak tergantikan.

Buat penyanyi yang sempat merajai panggung TVRI di era 80-90an ini, kehadiran teknologi itu tak salah, malah membuka peluang baru.

“Kita nggak bisa jalan sendiri. Buat dunia hiburan, hadirnya AI boleh-boleh aja. Bagusnya, orang jadi bisa bikin musik cuma modal klik. Tapi kadang hasilnya terlalu sempurna, malah jadi kaku,” ungkapnya di sela Halal Bihalal New ARNAS, Sabtu (18/4).

Yang membuat dirinya yakin tak akan tergeser adalah soal live performance.

“Kalau ada acara, pesta, kondangan, masa iya pakai AI? Tetap butuh orang yang beneran nyanyi. AI kan nggak bisa gantiin suasana panggung,” tegasnya.

Ervinna pun tetap pada pandangannya jika kehadiran AI atau penyanyi baru sebagai ancaman.

“Saya rasa bukan saingan. Yang penting kita bikin semuanya jadi tenang. Kalau saya masih bisa, teman-teman di industri ini ya jalan bareng. Maju sama-sama,” ucapnya.

“Sampai sekarang saya masih nyanyi. Bikin video, isi YouTube, Masih diundang nyanyi di acara-acara tertentu,” kata Ervinna.

Nama Ervinna naik daun lagi setelah Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) mengganjar penghargaan dua tahun lalu lantaran bisa membawakan lagu pop dari berbagai bahasa. Jepang bisa, Mandarin bisa, Inggris, Prancis, sampai lagu-lagu daerah.

Kebiasaan itu sudah dilakoninya sejak lama. Tahun 2002 menjadi salah satu titik di mana ia mulai serius ngulik lagu-lagu asing. Tujuannya satu: biar bisa sampai ke semua kuping, tak terbatas bahasa.

Wanita yang kini tinggal di Surabaya ini sendiri sadar, industri sekarang berbeda jauh dengan era 80-an.

“Dulu bikin album harus 10 sampai 12 lagu. Sekarang satu lagu langsung masukin YouTube. Persaingan makin ketat, apalagi era digital,” katanya.

Tapi dia tak pernah panik. Justru merasa masih banyak yang suka.

“Selama saya masih kuat nyanyi dan banyak yang suka, saya tetap akan menghibur. Bikin lagu sendiri juga jalan terus,” ucapnya.

Di usia karier yang udah puluhan tahun, Ervinna membuktikan satu hal: teknologi boleh berlari kencang, tapi bernyanyi pakai rasa dan tatap muka dengan penonton masih jadi senjata yang tak bisa di-generate. (NVR)

By editor2