PARIS, AKURATNEWS – Organisasi sepakbola dunia, FIFA memastikan tak menjatuhkan sanksi berat usai pembatalan helatan Piala Dunia U-20 2023 di Indonesia.

Dalam pernyataan resminya, FIFA memastikan hanya melakukan pembatasan dana program FIFA Forward 3.0 untuk Indonesia. Selain itu, FIFA memastikan komitmen penuh mendukung PSSI dalam proses transformasi sepakbola.

Berikut pernyataan lengkap FIFA:

“Presiden FIFA Gianni Infantino telah bertemu dengan Ketua Umum PSSI Erick Thohir di Paris untuk mendiskusikan langkah-langkah transformasi sepakbola Indonesia sebagai lanjutan dari pertemuan mereka di Qatar pada pekan lalu.”

“Thohir memakai kesempatan ini untuk mempresentasikan draf pertama rencana strategis bagi sepak bola Indonesia yang mencakup semua area yang diidentifikasi memerlukan pengembangan, mulai dari akar rumput hingga level profesional. Dia juga berbagi soal rencana pemerintahan Presiden Joko Widodo dan komitmen untuk berinvestasi ke infrastruktur sepakbola di seluruh negeri.”

“Presiden FIFA juga menjelaskan menyusul pertemuan minggu lalu, Administrasi FIFA sebagai sanksi, secara sementara memberikan rekomendasi pembatasan dana FIFA Forward hingga pemberitahuan lebih lanjut. Administrasi FIFA akan secara menyeluruh mengkaji rencana strategis yang telah dipresentasikan hari ini sebelum mengangkat sanksi tersebut.”

“Pada waktu sama, ia mengungkapkan komitmen penuh FIFA untuk mendukung PSSI dalam proses transformasi krusial ini dan akan menyediakan pendampingan apabila dibutuhkan.”

Lalu apa yang dimaksud FIFA Forward?

FIFA Forward 3.0 merupakan kebijakan baru yang diluncurkan FIFA pada Januari 2023 dan akan berlangsung sampai akhir 2026. Program ini bertujuan menyediakan pendanaan untuk pengembangan sepakbola di seluruh dunia.

Hal itu berarti enam konfederasi dan 211 anggota FIFA akan mendapatkan bantuan dana dari Program FIFA Forward ini. Harapannya program ini akan membuat sepakbola semakin mendunia dan persaingan dalam pertandingan antar negara juga bisa semakin kompetitif.

Dalam program FIFA Forward 3.0 ini, FIFA membagi besaran dana program ini dalam tiga kategori. Pertama dana senilai lima juta dolar AS atau setara Rp77 miliar untuk operasional yang berhubungan dengan sepakbola.

Kedua, uang tambahan sebesar tiga juta dolar AS (setara Rp46 miliar) untuk menjalankan proyek spesifik yang direncanakan dengan baik dengan tujuan pengembangan sepak bola jangka panjang. Lalu ketiga, FIFA menyalurkan dana tambahan senilai US$1,2 juta (Rp18,5 miliar) untuk menutupi biaya perjalanan dan akomodasi tim nasional serta pembelian perlengkapan sepakbola bagi federasi yang sangat membutuhkan.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir juga pernah mengungkapkan terkait program terbaru FIFA ini pada awal Maret lalu. Ia mengatakan PSSI mendapat bantuan US$5,6 juta dollar atau setara dengan Rp86,4 miliar untuk pembangunan Training Camp dari FIFA.

Untuk diketahui, Presiden FIFA, Gianni Infantino telah bertemu Ketua Umum PSSI, Erick Thohir di Paris, Prancis, Kamis (6/4). (NVR)

By Editor1