JAKATA, AKURATNEWS.co – Dua ikon sepak bola dunia di era moderen yaitu Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo terus menjadi perbincangan publik. Meski tak lagi muda, namun keduanya masih menjadi magnet untuk dierbincangkan pecinta sepak bola di seluruh dunia.
Terbaru, Lionel Messi bermain mpresif dan baru saja mencetak hat trick ke gawang Aljazair dalam laga perdananya di Piala Dunia 2026. Namun sebaliknya, Cristiano Ronaldo justru gagal menunjukkan kesuburannya mencetak gol kala Portugal melawan Republik Demokratik Kongo.
Torehan tiga gol yang dicetak Messi membuat kapten Argentina tersebut menyamai rekor Miroslav Klose sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia dengan koleksi 16 gol.
Meski tak mencetak gol di laga perdana, Cristiano Ronaldo tetap memiliki peluang besar untuk mengukir sejarah tersendiri pada Piala Dunia 2026.
Pada usia yang menginjak 41 tahun, megabintang Portugal tersebut tidak hanya memburu gelar Piala Dunia yang masih belum pernah diraihnya, tetapi juga berpeluang memecahkan sejumlah rekor bersejarah yang mungkin sulit ditandingi generasi berikutnya.
Berikut enam rekor yang bisa dicetak Cristiano Ronaldo pada Piala Dunia 2026:
1. Menjadi pemain dengan jumlah pertandingan terbanyak
Salah satu rekor yang berpotensi dikejar Cristiano Ronaldo adalah jumlah penampilan terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.
Saat ini, rekor tersebut masih menjadi milik Lionel Messi dengan 26 pertandingan. Ronaldo berada tidak terlalu jauh di belakang dengan total 22 laga.
Format baru Piala Dunia yang diikuti 48 tim membuka peluang lebih besar bagi pemain untuk menambah jumlah pertandingan. Tim yang mampu melaju hingga semifinal dapat memainkan delapan pertandingan dalam satu edisi turnamen.
Jika Portugal mampu melangkah jauh dan Ronaldo terus dipercaya tampil dalam setiap pertandingan, ia berpeluang menyamai bahkan melampaui catatan Messi.
Namun, peluang tersebut juga bergantung pada keputusan Messi terkait partisipasinya bersama Argentina pada Piala Dunia 2026 serta sejauh mana perjalanan tim Albiceleste di turnamen tersebut.
2. Mengejar rekor total menit bermain terbanyak
Selain jumlah pertandingan, Ronaldo juga memiliki kesempatan mengejar rekor total menit bermain terbanyak di Piala Dunia.
Saat ini, Lionel Messi memegang rekor tersebut dengan torehan 2.314 menit. Adapun Ronaldo telah mengumpulkan 1.764 menit bermain.
Selisih 550 menit setara dengan sekitar enam pertandingan penuh. Meski secara matematis masih memungkinkan dikejar, tantangan ini tidak akan mudah.
Situasi tersebut semakin menarik karena semuanya bergantung pada beberapa faktor, termasuk apakah Messi tampil pada Piala Dunia 2026 dan sejauh mana Argentina maupun Portugal mampu melangkah.
Selain itu, Ronaldo juga harus mempertahankan posisinya sebagai pemain inti, mengingat pada Piala Dunia 2022 ia sempat memulai dua pertandingan terakhir dari bangku cadangan.
3. Menjadi pemain pertama yang tampil pada enam edisi Piala Dunia
Cristiano Ronaldo telah tampil pada lima edisi Piala Dunia secara beruntun, yakni 2006, 2010, 2014, 2018, dan 2022.
Apabila kembali bermain pada Piala Dunia 2026, ia akan mencatat sejarah sebagai pemain pertama yang tampil di enam edisi Piala Dunia berturut-turut.
Rekor tersebut belum pernah dicapai pemain mana pun sepanjang sejarah kompetisi. Namun, peluang Ronaldo menjadi pemegang tunggal rekor ini juga bergantung pada keputusan Lionel Messi.
Jika Messi kembali memperkuat Argentina pada Piala Dunia 2026, maka kedua pemain akan sama-sama mencatatkan enam penampilan pada edisi yang berbeda.
Nama lain yang juga masuk dalam pembahasan adalah kiper senior Meksiko, Guillermo Ochoa. Ia telah menjadi bagian dari skuad Meksiko pada lima edisi Piala Dunia. Namun, peluangnya tampil pada edisi 2026 dinilai lebih kecil dibandingkan Ronaldo dan Messi.
Perlu dicatat, meski masuk skuad pada lima edisi, Ochoa hanya bermain pada tiga Piala Dunia terakhir, yakni 2014, 2018, dan 2022. Pada edisi 2006 dan 2010, ia berstatus sebagai pemain cadangan.
4. Menjadi pencetak gol pada enam edisi Piala Dunia
Rekor lain yang berpotensi semakin dipertegas oleh Cristiano Ronaldo adalah kemampuannya mencetak gol pada berbagai edisi Piala Dunia.
Hingga saat ini, Ronaldo sudah mencetak gol pada lima edisi berbeda. Catatan tersebut menjadikannya pemain pertama yang berhasil mencetak gol pada lima Piala Dunia.
Pada sisi lain, Lionel Messi meski tampil pada lima edisi Piala Dunia, tidak mencetak gol pada Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan.
Jika Ronaldo kembali mencetak gol pada Piala Dunia 2026, ia akan memperluas rekornya sendiri menjadi pemain pertama yang mampu mencetak gol pada enam edisi Piala Dunia yang berbeda.
5. Memecahkan rekor sebagai pencetak hat trick tertua
Cristiano Ronaldo saat ini masih memegang rekor sebagai pemain tertua yang mencetak hat trick pada Piala Dunia.
Pencapaian itu ia bukukan saat menghadapi Spanyol pada Piala Dunia 2018. Ketika itu, Ronaldo mencetak tiga gol dalam usia 33 tahun 130 hari.
Rekor tersebut sekaligus melampaui catatan milik pemain Swedia, Tore Keller, yang mencetak hat trick ke gawang Kuba pada Piala Dunia 1938 dalam usia 33 tahun 82 hari.
Menariknya, Ronaldo memiliki peluang untuk memecahkan rekornya sendiri. Jika tetap berada dalam kondisi terbaik dan mampu mencetak hat trick pada Piala Dunia 2026, maka ia akan mencatat sejarah baru sebagai pencetak hat trick tertua sepanjang sejarah turnamen pada usia 41 tahun.
6. Menjadi kapten tertua yang mengangkat trofi Piala Dunia
Rekor terakhir sekaligus mungkin menjadi pencapaian paling prestisius adalah menjadi kapten tertua yang berhasil mengangkat trofi Piala Dunia.
Saat ini, rekor tersebut masih dipegang oleh kiper legendaris Italia, Dino Zoff. Ia membawa Italia menjadi juara Piala Dunia 1982 dalam usia 40 tahun 133 hari.
Cristiano Ronaldo berpeluang melampaui rekor tersebut apabila Portugal berhasil menjadi juara dunia pada 2026 dan ia tetap memegang ban kapten tim nasional.
Jika skenario tersebut terwujud, Ronaldo yang telah berusia 41 tahun akan menciptakan sejarah baru saat mengangkat trofi juara pada laga final yang dijadwalkan berlangsung di Stadion MetLife pada 19 Juli 2026./Ib.

