JAKARTA, AKURATNEWS.co – Pabrikan otomotif asal Korea Selatan Hyundai resmi melakukan peluncuran visual jajaran pilihan warna bodi untuk sedan fastback listrik terbarunya, Ioniq V atau yang juga dikenal sebagai Ioniq Venus.

Peluncuran visual tersebut dilakukan setelah penampilan perdana model ini di Beijing Auto Show 2026. Secara dimensi, Hyundai Ioniq V memiliki panjang 4.900 mm, lebar 1.890 mm, tinggi 1.470 mm, serta jarak sumbu roda 2.900 mm.

Sedan ini dibangun di atas platform modular E-GMP dan mengusung siluet fastback rendah dengan pintu tanpa bingkai serta desain lampu depan yang tajam. Hyundai juga menyiapkan konfigurasi penggerak listrik murni maupun versi range extender untuk menyesuaikan kebutuhan konsumen di pasar China.

Dilansir Carnewschina, Selasa, 7 Juli, Hyundai menawarkan delapan pilihan warna eksterior yang terdiri dari Cyber Gold, Dimensional Purple, Gamma Green, Magnetic Grey, Photon White dalam pilihan finishing glossy maupun matte, Streamer Silver, serta Night Blade Black.

Seluruh pilihan warna tersebut dirancang untuk semakin menonjolkan karakter bodi mobil yang tegas dan berlekuk geometris. Sebelumnya, Ioniq V sempat tertangkap kamera saat menjalani pengujian di jalan raya.

Mobil ini mengusung desain aerodinamis dengan pelek aero berbentuk huruf V dan lampu belakang bergaya star-track dimensional. Tampilan tersebut memberikan identitas yang berbeda dibandingkan model kendaraan listrik global Hyundai yang cenderung lebih konservatif.

Di balik tampilannya, Ioniq V memanfaatkan platform E-GMP dengan arsitektur kelistrikan 800 volt yang mendukung pengisian daya cepat sekaligus mengoptimalkan performa motor listrik berdaya efisien. Sumber energinya berasal dari baterai lithium terbaru yang dipasok oleh CATL.

Masuk ke dalam kabin, Hyundai menghadirkan desain interior yang disesuaikan dengan preferensi konsumen lokal. Tata letaknya mengusung konsep Nebula Circular yang dipadukan dengan layar ultra-tipis 4K berukuran 27 inci serta Cyber-Eye Head Up Display. Seluruh sistem infotainment dijalankan menggunakan chip kokpit Qualcomm Snapdragon kelas flagship untuk mendukung ekosistem perangkat lunak lokal.

Kemampuan bantuan berkendara juga diperkuat melalui sistem ADAS besutan Momenta. Berdasarkan dokumen regulasi, Hyundai Ioniq V dibekali baterai berkapasitas 66,8 kWh yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 620 km berdasarkan standar pengujian CLTC.

Mobil ini menjadi penanda perubahan arah desain Hyundai, dari identitas bergaya retro-piksel yang selama ini diterapkan secara global menuju pendekatan cyberpunk yang dikembangkan khusus oleh tim desain Hyundai di China.

Selain itu, langkah ini juga menjadi bagian dari strategi Beijing Hyundai untuk meningkatkan daya saing di tengah persaingan pasar kendaraan listrik di China yang semakin ketat. Sementara itu, data registrasi ritel pada Mei 2026 menunjukkan penjualan Beijing Hyundai masih didominasi model bermesin pembakaran internal./Ib.

By Editor1