BANDUNG, AKURATNEWS.co – Bupati Pangandaran Citra Pitriyami memastikan selamat dan sehat usai terjatuh karena jembatan Pongpet ambruk sesaat setelah diresmikan, Ahad (30/8/2026).
Seperti diketahui, Bupati Pangandaran bersama Dandim 0625 Pangandaran dan sejumlah pejabat lainnya tengah melintasi jembatan yang baru dibangun tersebut.
Momen pascakejadian, ia bagikan di media sosial miliknya. Dalam video tersebut, Citra tampak memeluk warga yang masih berada di sekitar lokasi.
“Alhamdulillah saya masih diberikan keselamatan, kesehatan, dan kesempatan untuk mengabdi kepada masyarakat. Terima kasih atas doa dan semuanya,” tulis Citra di akun Instagram pribadinya, dikutip dari Republika, Kamis (3/9/2026).
Sebelumnya, Kapolsek Cijulang IPTU Dimas Aditama memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang terjadi sekira pukul 16.10 WIB itu. Insiden terjadi sesaat setelah rangkaian seremoni peresmian selesai. Rombongan pejabat dan masyarakat kemudian melintasi jembatan yang baru diresmikan tersebut.
“Aparat langsung melakukan pengamanan di lokasi. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dan situasi tetap aman serta kondusif,” kata Dimas.
Sementara itu, melalui keterangan resmi, TNI Angkatan Darat melalui Dispenad menjelaskan, struktur utama Jembatan Gantung Pongpet tidak ambruk secara keseluruhan. Bagian yang bermasalah adalah tali sling sisi kiri yang terlepas dari pengikat utama, sehingga jembatan menjadi miring.
“Kondisi yang terjadi bukan merupakan keruntuhan atau ambruknya keseluruhan struktur jembatan. Struktur utama jembatan tetap berada pada posisinya,” tulis Dinas Penerangan TNI AD dalam keterangannya.
Dispenad juga menyebut jembatan dengan panjang 60 meter itu memiliki kapasitas maksimal 50 orang. Namun usai peresmian, jumlah warga yang melintas melebihi ketentuan tersebut.
“Sebelum digunakan, Kodim 0625/Pangandaran telah memberikan sosialisasi dan memasang papan pemberitahuan. Namun antusiasme warga menyebabkan ketentuan itu tidak diindahkan,” lanjut keterangan tersebut.
Jembatan Gantung Pongpet dibangun Kodim 0625/Pangandaran dan Yon Zipur sebagai akses warga Desa Margacinta menuju Kampung Budaya Margacinta. Saat ini jembatan ditutup sementara.
Kodim masih melakukan perbaikan dan evaluasi menyeluruh terhadap kekuatan struktur, sistem pengikat tali sling, serta kapasitas maksimal. Hasilnya akan menjadi dasar penyempurnaan penggunaan jembatan ke depan.
“Jembatan ini dibangun sebagai bagian upaya meningkatkan akses dan konektivitas masyarakat Desa Margacinta dan sekitarnya,” kata Dispenad./Agn.Foto: Istimewa.
