Lima Jurnalis Masih Hilang di Selat Sunda, Novita Emilda Minta Keluarga dan Publik Tak Putus Harapan
JAKARTA, AKURATNEWS.co – Simpati atas musibah hilangnya lima jurnalis di perairan Selat Sunda terus mengalir. Salah satunya datang dari kalangan entrepreneur, Novita Emilda.
Saat bersilaturahmi dengan sejumlah wartawan di Jakarta, Sabtu (12/9), pengusaha ini menyampaikan keprihatinannya atas insiden dan nasib kelima jurnalis yang hingga kini belum ditemukan di Selat Sunda dalam rangka melakukan pengambilan gambar aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Bagi Novita, insiden yang dialami insan pers saat bertugas bukan hanya duka bagi dunia media. Lebih dari itu, ini adalah pukulan berat bagi keluarga yang setiap hari menunggu dengan cemas di rumah.
“Saya pertama kali mendengar kabar ini tentu sedih dan prihatin. Yang paling berat tentu dirasakan oleh keluarga yang sampai saat ini masih menunggu dan berharap mereka segera ditemukan,” ujar Novita.
Sebagai seorang ibu, ia bisa merasakan hancurnya perasaan para orang tua dan keluarga korban yang terus memantau perkembangan berita.
Menyikapi proses pencarian di perairan sekitar Gunung Anak Gunung Krakatau, Novita menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Wilayah tersebut diketahui memiliki cuaca cepat berubah dan aktivitas vulkanik yang tinggi.
“Harapan saya, upaya pencarian terus diperkuat dan semua pihak dapat bekerja sama agar kelima wartawan ini segera ditemukan. Koordinasi solid antara BASARNAS, aparat keamanan, dan masyarakat pesisir jadi kunci agar ruang gerak pencarian semakin efektif,” katanya.
Selain dukungan teknis, ia juga meminta doa dan dukungan moral dari masyarakat luas agar tim SAR diberikan kemudahan.
Musibah ini, menurut Novita, juga menjadi pengingat bagi seluruh awak media dan instansi terkait. Prosedur keselamatan di lapangan tidak boleh dikesampingkan demi mengejar materi pemberitaan.
“Dalam kondisi seperti ini, keselamatan adalah yang paling utama. Apa pun agenda atau pekerjaan yang sedang dijalankan, kesehatan dan keselamatan kita harus menjadi prioritas. Tak ada karya jurnalistik yang sebanding dengan harga nyawa manusia,” tegasnya.
Ia mengajak publik untuk terus menjaga optimisme, tak putus harapan dan tidak berhenti mendoakan.
“Kepada keluarga, jangan pernah putus harapan dan jangan berhenti berdoa. Kita sama-sama berharap ada kabar baik, semoga lima wartawan ini berada dalam kondisi baik dan segera ditemukan sehingga dapat kembali berkumpul dengan keluarganya,” pungkas Novita.
Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan BASARNAS bersama unsur TNI/Polri dan masyarakat masih terus melakukan pencarian di perairan Selat Sunda. (NVR)
