JAKARTA, AKURATNEWS – Lama tak terdengar kabarnya lantaran sempat tinggal di Bali, Putri Indonesia Persahabatan 2019, Diah Ayu Lestari kini punya profesi lain.

Tak disangka-sangka, saat ini ia menjadi seorang parfumer, alias peracik aroma parfum.

“Selama di Bali, aku bisnis parfum. Belajar dari seorang ahlinya, ilmu itu yang aku bawa ke Jakarta dan bikin workshop pembuatan parfum,” ujar wanita yang akrab disapa Diale ini di sela buka puasa dengan anak yatim bersama IMTA dan PT Satas Internasional di Jakarta, Sabtu (15/4).

Setelah membuka kelas workshop, ternyata antusiasnya tinggi. Di tiga bulan pertama itu kelasnya full, dengan sekitar 300 peserta per sesinya.

Antusias yang besar akan workshop yang digelarnya ini membuat wanita yang juga akrab disapa Dede ini optimis jika bisnis ini bakal menjadi trend dan celah usaha baru.

“Di awal tahun ini, beberapa brand parfum yang nyari aku untuk diracikan parfumnya. Jadi aku jadi behind the scene dari beberapa produk parfum lokal yang lagi trend,” jelasnya.

Bahkan ada beberapa orang yang juga minta diracikan aroma parfum khusus, alias custom.

“Klien-klien ini kadang mintanya aneh-aneh. Ada yang minta aroma rokok. Ada yang minta aroma pura di tengah laut dengan bau-bau bunga kamboja. Uniknya, kan aku nggak ngerokok, jadi aku cium-cium rokok itu untuk mengidentifikasi aroma rokok. Nantinya aku akan racik dari aroma cengkeh, mandarin, gaharu. Itu yang menciptakan aroma seperti rokok,” ungkapnya.

Nantinya, lanjut Diale, racikannya itu akan dijadikan brand mereka yang diproduksi tersendiri.

“Aku membantu mereka untuk produksi massal. Jadi aku ada di belakang brand-brand itu,” ujar Diale yang sudah punya brand parfum sendiri yang dinamakan Shade Fragrance.

Profesi ini pun dirasanya sudah sesuai dengan apa yang diinginkannya saat ini. Dan untuk semakin mengukuhkan profesi parfumer yang disandangnya, Dede berencana mendapatkan sertifikat profesi sebagai parfumer ke Paris, Prancis.

Good luck untuk bisnis barunya Diale! (NVR)

By Editor1