Profil 9 Entitas Usaha Tekom yang Ditutup pada Kuartal 3 Tahun 2026
JAKARTA, AKURATNEWS.co — PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) melaporkan telah menutup 9 entitas usaha dalam program perampingan grup. Sementara itu 5 perusahaan lainnya masuk target penutupan pada 2026.
Mengacu pada paparan kinerja 9 bulan 2026, dikutip Kamis (5/11/2026), 9 entitas tersebut mencakup 7 perusahaan dalam kelompok konsolidasi dan 2 perusahaan dalam kelompok nonkonsolidasi (kepemilikan minoritas).
Sementara itu, 5 target penutupan lainnya berada dalam kelompok konsolidasi. Langkah tersebut menjadi bagian dari penataan portofolio dan transformasi Telkom menuju perusahaan induk strategis yang berfokus pada bisnis utama.
Berikut profil dan peran bisnis perusahaan
1. PT Pojok Celebes Mandiri atau Pointer
PT Pojok Celebes Mandiri merupakan perusahaan dalam lingkungan Telkom Group yang dikenal melalui merek Pointer. Dalam laporan keuangan Telkom, perusahaan ini tercatat bergerak dalam jasa agen perjalanan. Dalam portofolio grup, peran Pointer berada pada pengembangan jasa perjalanan dan pariwisata digital. Kehadirannya memperluas pemanfaatan teknologi Telkom Group untuk mendukung layanan di luar bisnis konektivitas.
2. PT Media Nusantara Data Global
PT Media Nusantara Data Global atau MNDG merupakan perusahaan di bawah PT Sigma Cipta Caraka, yang dikenal sebagai Telkomsigma. Perusahaan ini bergerak dalam penyediaan fasilitas pusat data. Layanannya mencakup fasilitas penempatan perangkat komputasi, termasuk ruang khusus atau private suites.
Infrastruktur tersebut digunakan untuk mendukung kebutuhan pelanggan dalam menjalankan dan mengelola sistem teknologi informasi. Peran MNDG dalam grup berkaitan dengan penyediaan infrastruktur pendukung pengolahan dan penyimpanan data. Bisnisnya berada pada fasilitas fisik yang dibutuhkan untuk menjalankan perangkat dan layanan digital.
3. Sigma AIT Sdn. Bhd. Sigma AIT Sdn. Bhd. merupakan perusahaan berbasis di Malaysia dalam lingkungan bisnis Telkomsigma. Perusahaan ini bergerak pada solusi teknologi informasi dan komunikasi serta layanan integrasi sistem. Integrasi sistem berkaitan dengan penghubungan perangkat, aplikasi, dan jaringan agar dapat digunakan bersama.
Layanan tersebut mendukung perusahaan pelanggan dalam membangun sistem teknologi informasi yang saling terhubung. Dalam portofolio Telkom Group, Sigma AIT menjadi bagian dari pengembangan bisnis ICT di pasar regional. Perannya berkaitan dengan penyediaan solusi teknologi untuk memenuhi kebutuhan operasional pelanggan korporasi.
4. PT Alam Pesona Wisata
PT Alam Pesona Wisata atau APW merupakan perusahaan yang bergerak dalam jasa perjalanan korporat dan pariwisata. Bisnisnya berkaitan dengan pengaturan kebutuhan perjalanan untuk pelanggan perusahaan maupun instansi. Layanan yang dikaitkan dengan APW mencakup pemesanan tiket penerbangan, akomodasi hotel, serta pengaturan perjalanan dinas.
Perusahaan membantu pelanggan mengelola berbagai kebutuhan perjalanan melalui penyediaan jasa tersebut. Perannya berada pada jasa pendukung perjalanan. Bidang usaha ini melengkapi keragaman layanan Telkom Group dengan menyediakan pengaturan perjalanan bagi pelanggan korporat dan instansi.
5. PT Napsindo Primatel Internasional
PT Napsindo Primatel Internasional merupakan perusahaan telekomunikasi yang menyediakan Network Access Point, Voice Over Data, dan jasa terkait lainnya. Bidang usahanya tercatat dalam laporan keuangan Telkom. Network Access Point berkaitan dengan layanan akses jaringan, sedangkan Voice Over Data memungkinkan komunikasi suara melalui jaringan data. Keduanya menempatkan Napsindo pada bisnis konektivitas dan komunikasi.
Peran historis Napsindo berkaitan dengan pengembangan layanan jaringan serta komunikasi berbasis data dalam grup. Laporan keuangan Telkom mencatat perusahaan tersebut sudah berhenti menjalankan kegiatan operasional sejak Januari 2006.
6. Telin Australia
Telin Australia merupakan bagian dari pengembangan bisnis internasional Telkom Group melalui Telin. Secara historis, aktivitasnya berkaitan dengan business process outsourcing atau layanan pengelolaan proses bisnis pelanggan. Layanan tersebut memungkinkan perusahaan menyerahkan pengelolaan proses bisnis tertentu kepada penyedia jasa.
Portofolio Telkom di Australia juga berkaitan dengan Contact Centres Australia, yang dikenal sebagai OneContact. Perannya berada pada pengembangan layanan bisnis di luar Indonesia. Aktivitas tersebut memperluas portofolio internasional Telkom melalui jasa alih daya dan pengelolaan proses bisnis perusahaan.
7. Telin Taiwan
Telin Taiwan merupakan bagian dari bisnis internasional Telkom Group yang mengembangkan layanan telekomunikasi di Taiwan. Salah satu produk historisnya adalah kartu prabayar bernama Kartu As 2in1. Kartu As 2in1 memiliki nomor Taiwan dan nomor Telkomsel Indonesia dalam satu kartu. Produk tersebut dikembangkan untuk membantu pengguna memenuhi kebutuhan komunikasi lintas negara melalui layanan seluler.
Peran bisnis Telin Taiwan berkaitan dengan layanan komunikasi bagi masyarakat Indonesia di luar negeri. Produknya membantu pengguna di Taiwan tetap terhubung dengan keluarga mereka di Indonesia.
Entitas Nonkonsolidasi yang Dilaporkan Sudah Ditutup
1. PT Citra Sari Makmur
PT Citra Sari Makmur atau CSM merupakan perusahaan yang bergerak dalam komunikasi berbasis satelit. Portofolio historisnya mencakup layanan Very Small Aperture Terminal atau VSAT serta konsultasi telekomunikasi. VSAT menggunakan terminal antena di lokasi pengguna untuk mengirim dan menerima komunikasi melalui satelit. Teknologi tersebut menjadi bagian dari solusi konektivitas yang disediakan bagi kebutuhan pelanggan.
Selain VSAT, CSM memiliki layanan aplikasi jaringan serta konsultasi teknologi telekomunikasi dan fasilitas terkait. Peran bisnisnya berada pada penyediaan solusi komunikasi, dukungan jaringan, dan konsultasi teknis.
2. PT Omni Inovasi Indonesia Tbk. PT Omni Inovasi Indonesia Tbk. merupakan perusahaan yang sebelumnya bernama PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk. Bisnisnya berkaitan dengan perdagangan dan distribusi produk serta layanan telekomunikasi seluler. Kegiatan utamanya mencakup distribusi voucher isi ulang, termasuk produk Telkomsel. Dalam laporan historis perusahaan, penjualan voucher disebut sebagai sumber penghasilan utama dari kegiatan usaha yang dijalankannya.
Peran perusahaan berada pada penyaluran produk operator kepada pelanggan melalui jaringan distribusi. Untuk memperluas jangkauan penjualan, perusahaan juga bekerja sama dengan perbankan dan penyedia layanan distribusi lainnya.
Lima Entitas Masuk Target Penutupan 2026
1. PT Balebat Dedikasi Prima atau Brite
PT Balebat Dedikasi Prima, dikenal melalui merek Brite, bergerak dalam industri percetakan dan penerbitan. Perusahaan ini berada dalam lingkungan bisnis MDMedia dan Infomedia, bagian dari Telkom Group. Brite menyediakan layanan pencetakan majalah, buku, brosur, serta berbagai materi promosi lainnya.
Portofolio tersebut menempatkan perusahaan pada bisnis produksi materi cetak untuk memenuhi kebutuhan para pelanggan. Peran bisnis Brite berkaitan dengan penyediaan layanan percetakan dan penerbitan dalam ekosistem grup. Produk yang dihasilkannya mendukung kebutuhan penyampaian informasi, publikasi, serta komunikasi melalui media cetak.
2. PT Metraplasa
PT Metraplasa merupakan perusahaan perdagangan elektronik yang dikenal sebagai pengelola Blanja.com. Perusahaan ini dibentuk melalui kerja sama TelkomMetra dan eBay untuk mengembangkan layanan belanja daring di Indonesia. Melalui Blanja.com, peran historis Metraplasa berada pada pengembangan layanan perdagangan elektronik.
Bisnis tersebut menjadi bagian dari perluasan portofolio Telkom Group ke aktivitas transaksi dan belanja berbasis digital. Metraplasa menghentikan layanan bisnis e-commerce pada 2020 dan kemudian menjalankan pengurangan aktivitas operasional. Laporan TelkomMetra menyebut perusahaan sudah tidak mencatatkan pendapatan pada tahun buku 2022 tersebut.
3. PT Metra Digital Media
PT Metra Digital Media atau MDMedia bergerak dalam bisnis media dan periklanan digital. Salah satu produk yang dikembangkan perusahaan adalah AdXelerate, platform periklanan berbasis pemanfaatan data. AdXelerate menyediakan layanan programmatic advertising yang mendukung penempatan iklan secara otomatis. Pemanfaatan data digunakan untuk membantu pengiklan menjangkau kelompok audiens yang sesuai dengan sasaran pemasaran mereka. Peran MDMedia dalam grup berkaitan dengan layanan pemasaran digital dan pemanfaatan data untuk periklanan. Bisnis tersebut membantu pelanggan perusahaan merencanakan penjangkauan audiens melalui kanal media digital.
4. PT Nusantara Sukses Investasi
PT Nusantara Sukses Investasi atau NSI merupakan perusahaan yang tercatat bergerak dalam bidang jasa dan perdagangan. Laporan historis Telkom mengaitkan kepemilikan perusahaan ini dengan Telkom Property. Dalam struktur kepemilikan historis tersebut, NSI berada di bawah PT Graha Sarana Duta.
Perusahaan ini merupakan bagian dari kelompok usaha yang dikenal melalui merek Telkom Property. Laporan keuangan Telkom September 2026 mencatat aset NSI sebelum eliminasi sebesar Rp283 miliar. Angka tersebut menunjukkan nilai aset perusahaan, bukan besaran kontribusi pendapatan atau laba bagi grup.
5. PT PINS Indonesia
PT PINS Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak dalam perdagangan perangkat telekomunikasi. Profil bisnisnya juga mencakup integrasi perangkat, jaringan, sistem, serta proses untuk memenuhi kebutuhan teknologi pelanggan. Portofolio perusahaan mencakup pemanfaatan Internet of Things atau IoT, yang menghubungkan perangkat melalui jaringan.
Pendekatan tersebut berkaitan dengan integrasi perangkat dan sistem dalam mendukung kegiatan pelanggan. Peran PINS dalam Telkom Group berada pada penyediaan perangkat serta solusi integrasi teknologi. Layanannya melengkapi kebutuhan pelanggan perusahaan yang memerlukan penggabungan perangkat, jaringan, dan sistem operasional./Ib. Sumber: Bisnis Indonesia. Foto: Istimewa.
