JAKARTA, AKURATNEWS – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kementerian Kominfo) bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah menyelenggarakan seminar online dengan tema yang diangkat Webinar: “Pentingnya Literasi Digital bagi Pelaku UMKM”. Seminar ini diselenggarakan pada hari Senin, 17 April 2023 melalui platform zoom meeting.
Dalam seminar tersebut terdapat empat pembicara yang mumpuni pada bidangnya, yaitu Dr. Fadli Zon, M.Sc yang saat ini menjabat sebagai Anggota Komisi I DPR RI dan Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM). Narasumber kedua adalah Semuel Abrijani Pangerapan, B.Sc. yang menjabat sebagai Dirjen Aplikasi Informatika (APTIKA) Kementerian Kominfo RI, Nissa Rengganis, MA selaku Pelaku UMKM dan Dewan Pengurus Pusat Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs), serta Rachmanda Primayuda, MH selaku Dewan Pengurus Pusat Ikatan Keluarga Minangkabau (IKM).
Seminar ini merupakan dukungan Kominfo terhadap Program Webinar yang melibatkan berbagai elemen masyarakat. Webinar tersebut memiliki beberapa tujuan di antaranya adalah untuk mendorong masyarakat agar dapat memanfaatkan media sosial secara optimal untuk berbagai kebutuhan, sebagai sarana untuk bersosialisasi.
Baca artikel lainnya: Kompetisi Modal Pintar 2023, 8 UMKM Perempuan Terbaik Raih Modal Rp 200 Juta
Selain itu juga untuk memberikan informasi yang lengkap kepada masyarakat terkait pembangunan Infrastruktur TIK yang dilakukan oleh Pemerintah khususnya oleh Dirjen APTIKA Kementerian Kominfo; mengedukasi tentang cara membangun personal branding melalui sosial media; Seminar ini terdiri dari beberapa sesi, yaitu sesi pembukaan, pemaparan materi, sesi tanya jawab, dan sesi penutup.
Sesi paparan diawali oleh sambutan dari Dr. Fadli Zon, M.Sc selaku Anggota Komisi I DPR RI dan Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM). Dalam paparanya Fadli Zon menjelaskan bahwa,
“Digital marketing adalah segala bentuk aktivitas pemasaran produk atau jasa menggunakan teknologi digital. Maka, pemanfaatan digital marketing menjadi salah satu upaya efektif bagi pelaku UMKM agar lebih go digital. Literasi digital para pelaku UMKM dapat mendorong peningkatan penggunaan teknologi sebagai media pemasaran dan transaksi. Para pelaku UMKM dapat meningkatkan kesadaran mengenai efektivitas, efisiensi, dan keunggulan lainnya yang didapatkan dari penggunaan teknologi yang telah dipelajari,” papar Fadli Zon.
Baca artikel lainnya: Pabrik Oli Palsu di Tangerang Dibongkar, 196.734 Botol Pelumas Merek Terkenal Disita
Paparan kedua disampaikan oleh Semuel Abrijani Pangerapan, B.Sc melalui tampilan video. Dalam video tersebut Semuel memaparkan,
“Pesatnya perkembangan teknologi yang semakin maju dengan adanya panedemic covid-19 telah mendorong kita untuk berinteraksi dan melakuakan berbagai aktivitas melalui platform digital, kehadiran teknologi sebagai bagian dari kehidupan masyarakat inilah yang semakin mempertegas bahwa kita berada di era percepatan trasnformasi digital. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi yang baik masyarakat dengan pemerintah agar masyarakat tidak tertinggal dalam proses percepatan transformasi digital,” papar Semuel..
Pemaparan materi ketiga disampaikan oleh Nissa Rengganis, MA selaku Pelaku UMKM dan Dewan Pengurus Pusat Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs). Dalam paparannya Nissa menyampaikan bahwa,
“Transaksi e-commerce dunia tumbuh 20,2 persen per tahun. Tahun 2020 nilai transaksi online di Indonesia pun meningkat 9 kali lipat menjadi Rp1.850 triliun, dibanding tahun 2015 yang hanya Rp 200 triliun. Pelaku UMKM tercatat sebanyak 65,46 juta pelaku UMKM, berkontribusi sebesar 60,3 persen terhadap PDB dan mampu menyerap 97 persen tenaga kerja di Indonesia. Literasi digital para pelaku UMKM mendorong peningkatan penggunaan teknologi sebagai media pemasaran dan transaksi,” papar Nissa Rengganis.
Baca artikel lainnya: Terminal Kampung Rambutan Siapkan Armada Tambahan Jika Terjadi Lonjakan Penumpang
Pemaparan terakhir disampaikan oleh Rachmanda Primayuda, MH selaku Dewan Pengurus Pusat Ikatan Keluarga Minangkabau (IKM). Dalam paparannya Racmayuda menjelaskan bahwa,
“Pentingnya kecakapan penggunaan media digital dalam proses mediasi media digital yang dilakukan secara produktif. Pemasaran online merupakan penggunaan web atau metode berbasis web seperti media sosial, situs web, email atau toko online untuk melakukan kegiatan pemasaran. Terdapat tujuh alasan mengapa UMKM harus melek digital, yaitu menjangkau pasar yang lebih luas, meminimalisir hilangnya target pasar, pertumbuhan pengguna internet yang kian pesat, UMKM menjadi lebih profesional, biaya operasional lebih rendah, budget pemasaran bisa diatur sesuai kebutuhan dan pertumbuhan lebih cepat,” papar Rachmanda.
Setelah paparan materi dari ke empat narasumber, moderator membuka sesi tanya jawab. Para peserta sangat antusias dalam memberikan pertanyaan. Terdapat dua pertanyaan yang terpilih. Sesi diskusi berjalan interaktif antara narasumber dan peserta. Para peserta yang bertanya juga mendapat doorprizes. Setelah selesai sesi diskusi, moderator mengembalikan acara kepada MC. Pukul 17.00 acara resmi ditutup oleh MC. Dengan adanya acara ini diharapkan masyarakat dapat melakukan Literasi Digital sebagai dukungan kepada pemerintah mewujudkan transformasi digital Indonesia./Ib
