TUBAN, AKURATNEWS – Dalam upaya mendukung kepolisian mendalami aktor intelektual di balik kasus pencurian 21,5 ton BBM jenis solar di Single Point Moring (SPM) Tuban, Jawa Timur pada 2021 lalu, sejumlah massa dari aliansi organisasi masyarakat (ormas) di Tuban menggelar aksi di Alun-alun Kabupaten Tuban, Jumat (12/5).
Dalam aksi yang berlangsung di kawasan Jalur Pantura Tuban itu, koordinator aksi menyampaikan tuntutannya dengan melakukan orasi. Mereka juga membentangkan spanduk dengan berbagai tulisan yang mendukung Mabes Polri mengusut tuntas kasus mafia solar yang terjadi di Tuban.
“Usut tuntas mafia solar yang ada. Tangkap mafia solar yang ada di Tuban,” teriak koordinator aksi, Kuncoko dalam aksi tersebut.
Ia menyatakan, pihaknya mendukung penuh upaya-upaya hukum yang dilakukan penyidik Reskrimsus Ditpolairud Mabes Polri untuk mengungkap lanjutan dan menangkap terduga aktor intelektual kasus pencurian solar milik Pertamina itu sekaligus mengungkap dalang di balik kasus pencurian BBM di laut Tuban pada 14 Maret 2021 lalu.
“Jangan sampai yang dikorbankan adalah warga biasa yang konon bekerja sama dengan sindikat yang harus pula diungkap. Jika sekiranya kasus telah memasuki pengadilan, baik jaksa negara maupun majelis hakim harus jeli,” tegas Ketua Komunitas Cinta Bangsa itu.
Untuk diketahui, dalam kasus ini, kapal MT Putra harapan yang dioperasikan PT Hub Maritim diduga digunakan dalam aksi pencurian solar ini di Laut Tuban. Dalam kasus ini diamankan barang bukti 21 ton BBM jenis solar. Para tersangka telah dijerat dengan pasal 363 jo pasal 372 jo pasal 55 ayat 1, Pasal 4 KUHP, dan Pasal 2 ayat 1 KUHP. (NVR)
