JAKARTA, AKURATNEWS – Gonjang-ganjing soal hewan kurban antara pedangdut Dewi Perssik dengan Ketua RT 06 RW 04 Cilandak Barat, Jakarta Selatan, Malkan menjadi sorotan publik lantaran diduga berbau politis.

Alhasil, gonjang-ganjing ini pun membuat netizen ramai-ramai mempertanyakan kasus sapi kurban pedangdut yang akrab disapa Depe ini yang mengaku tak ada motif politik tapi menyinggung tokoh/golongan politik ini.

Dewi sendiri sempat mengunggah keluhan soal penolakan sapi kurbannya oleh Ketua RT setempat di akun Instagram-nya. Dalam salah satu unggahannya, Dewi mempertanyakan penolakan RT itu sambil mengaitkannya dengan lingkungan yang berdekatan dengan kediaman capres Koalisi Perubahan, Anies Baswedan.

“Bapak RT lebak bulus 2 RT 4 RW 6 tidak menerima daging kurban dr dewi perssik, katanya warganya sudah banyak daging kurbannya jadi tidak butuh. sampe membentak ART2 dan driver saya,” tulis Dewi akun Instagram-nya @dewiperssik9.

“Dan kalaupun mau dibantuin sapinya harus bayar 100 juta. Gitu versi dari ART2, asisten, security dan supir saya. Bahkan nantangin saya pak RTNya. Berani sekali anda nyuruh art2 sy utk disampaikan ke saya, apa krn bertetangga sm pak anies baswedan anda ?” lanjutnya.

Dalam unggahannya itu, Dewi mengakui sapi itu dititipkan lewat kelompok relawan Sahabat Ganjar.

Dalam unggahan lainnya, Dewi menyatakan: “Tolong jangan bicara politik disini, saya tidak tau politik, saya taunya berkurban sapi bukan berkurban perasaan,” cuitnya. Postingan ini dibanjiri ribuan komentar netizen.

Komentar-komentar netizen ini pun langsung menghujam akun Dewi Perssik. Banyak yang bernada skeptis dan mempertanyakan soal klaim ketidak adaanya motif politik Dewi. Sementara, kurbannya menggandeng relawan Ganjar Pranowo.

“Jelas sudah sifat aslinya,” komentar akun @fikri.

“Masyarakat cerdas pasti tahu gimana sifat aslinya,”ujar akun @risa.

“Orang pintar dukung Pak RT,” cuit akun @niki_bareng. (NVR)

By Editor1