JAKARTA, AKURATNEWS.co – Jenazah pendaki asal Binjai, Kota Medan, almarhum Kris Biantoro akhirnya tidak dievakuasi turun dan disepakati untuk dimakamkan di kawasan sabana puncak Gunung Leuser.

Keputusan tersebut diambil dalam pertemuan antara keluarga korban dan pihak Balai Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) di Kantor TNGL Blangkejeren, Senin (13/4/2026), dengan disaksikan unsur TNI dan Polri.

Koordinator tim evakuasi dari Kapospol Blang Jerango, Aiptu Zen Herman, menjelaskan, keluarga yang diwakili abang kandung almarhum, Prionoto, telah menyetujui dan menandatangani surat resmi terkait pemakaman di lokasi.

“Pihak keluarga telah menyetujui jenazah dimakamkan di puncak Leuser, tepatnya di kawasan padang sabana,” kata Zen Herman, seperti dikutip dari IG jejakpendaki, Selasa (14/4).

Langkah tersebut diambil setelah mempertimbangkan medan yang sangat berat dan berbahaya. Upaya evakuasi dinilai berisiko tinggi terhadap keselamatan tim penyelamat jika tetap dipaksakan dilakukan.

Dengan keputusan ini, jenazah almarhum akan dimakamkan di lokasi terakhirnya, sebagai bentuk penghormatan sekaligus langkah realistis di tengah keterbatasan akses dan kondisi alam ekstrem di kawasan pegunungan Leuser. RL.

By Editor1